Korban tewas di Afghanistan meningkat

Seorang anak terluka dalam serangan bom di Jalalabad Hak atas foto AP
Image caption Anak-anak dan perempuan mengalami dampak buruk kekerasan, kata PBB.

PBB mengatakan jumlah warga sipil yang tewas dalam konflik di Afghanistan meningkat 14% tahun lalu yang menjadikannya sebagai salah satu tahun terburuk sejak keruntuhan Taliban pada 2001.

Dalam laporannya, PBB mengatakan hampir 3.000 warga sipil tewas dan lebih dari 5.600 mengalami luka-luka selama tahun 2013.

Laporan PBB menyebutkan sebagian besar warga yang tewas disebabkan karena serangan bom pinggir jalan yang dilakukan oleh kelompok-kelompok perlawanan, termasuk Taliban.

Namun peningkatan pertempuran darat antara Taliban dan militer Afghanistan juga membuat jumlah korban tewas di kalangan penduduk meningkat, khususnya perempuan dan anak-anak.

Misi Bantuan PBB untuk Afghanistan membandingkan data perempuan dan anak-anak yang tewas selama dua tahun terakhir. Jumlah anak-anak dan perempuan yang tewas selama 2013 masing-masing meningkat 34% dan 36% dibanding 2012.

Menurut data PBB, 3% korban tewas disebabkan oleh pasukan internasional.

Perang terburuk di Afghanistan tercatat pada 2011 ketika 3.133 warga sipil tewas.

Berita terkait