Putri Spanyol hadir di pengadilan terkait penipuan

  • 8 Februari 2014
Putri Cristina Image copyright GETTY IMAGES
Image caption Putri Cristina diselidiki terkait operasional usaha suaminya.

Untuk pertama kalinya dalam sejarah Spanyol, seorang anggota keluarga kerajaan hadir di pengadilan atas dakwaan melakukan penipuan.

Putri Infanta Cristina, 48, putri bungsu Raja Juan Carlos, tiba di pengadilan Majorca untuk menjawab berbagai pertanyaan hakim terkait tuduhan penipiuan.

Kasus yang dihadapi Cristina terkait operasional usaha yang dijalankan oleh suaminya, Inaki Urdangarin.

Urdangarin diduga menggelapkan dana publik sebesar jutaan dolar. Disebutkan suami Putri Cristina menjabat sebagai presiden LSM dengan nama Noos.

Yayasan menyelenggarakan serangkaian acara olahraga atas nama dua pemerintah daerah. Urdangarin dituduh melebih-lebihkan biaya penyelenggaraan acara.

Hakim menetapkan putri bungsu raja sebagai tersangka dalam kasus penipuan dan pencucian uang.

Putri Cristina dan suaminya membantah tegas semua tuduhan dan keduanya belum dikenai dakwaan.

Kasus hukum yang telah berjalan lama ini telah merusak reputasi keluarga kerajaan Spanyol dan merongrong dukungan bagi monarki.

Wartawan BBC di Spanyol Tom Burridge melaporkan media internasional menganalisis setiap rincian kasus korupsi yang telah berlangsung selama tiga tahun.

Kasus tersebut senantiasa menjadi berita besar di Spanyol.

Berita terkait