Upaya kemanusiaan di Homs berlanjut

Homs Hak atas foto AFP
Image caption Beberapa bus dilaporkan sudah menunggu untuk membawa warga sipil ke luar dari Homs.

Pemerintah kota Homs, Suriah, berjanji untuk mempertahankan gencatan senjata selama mungkin untuk evakuasi warga sipil dari kota yang terkepung itu.

Gencatan senjata kedua rencananya akan berakhir hari ini namun upaya untuk membawa lebih banyak warga sipil dari Homs tidak berhasil karena kekhawatiran akan keamanan.

Sejauh ini sekitar 1.200 orang sudah ke luar dari kota tersebut dan sejumlah bahan pangan sudah masuk ke sana.

Hari ini, Rabu 12 Februari, wartawan BBC di Homs melaporkan dua truk yang membawa bantuan pangan tiba di kota tua Homs.

Beberapa bus juga tampak menunggu di dekatnya untuk membawa warga sipil yang ingin ke luar dari kota itu.

Beberapa pendukung pemerintah marah atas kemungkinan larinya anggota kelompok perlawanan yang bersenjata sementara pihak oposisi mengatakan para pria yang meninggalkan Homs sudah disaring oleh pihak berwenang.

Kesepakatan penyaluran bantuan kemanusiaan memasuki Homs dan membawa anak-anak, perempuan, lanjut usia, dan kaum lemah lainnya tercapai dalam perundingan damai Suriah pekan lalu di Jenewa.

Gencatan senjata yang memungkinkan hal tersebut kemudian diperpanjang dalam pertemuan kedua awal pekan ini. Namun tidak banyak kemajuan yang dicapai dalam upaya menghentikan konflik.

PBB memperkirakan 100.000 orang lebih tewas sejak konflik Suriah marak tahun 2011 dan 9,5 juta warga harus mengungsi ke negara-negara tetangga maupun di dalam negeri.

Berita terkait