Protes peringatan pergolakan di Bahrain rusuh

  • 13 Februari 2014
Protes di Bahrain Hak atas foto AP
Image caption Para pemrotes di Malkiya, Bahrain menghalangi jalan agar polisi tidak bisa lewat.

Polisi Bahrain bentrok dengan pengunjuk rasa yang menggelar aksi untuk memperingati tiga tahun pergolakan mayoritas Syiah melawan keluarga kerajaan yang beraliran Sunni.

Protes hari ini (13/02) merupakan bagian dari aksi selama tiga hari yang serukan oleh kubu oposisi. Oposisi umumnya adalah penganut Syiah.

Puncak peringatan pergolakan jatuh pada Jumat besok. Polisi mengeluarkan tembakan gas air mata untuk membubarkan demonstrasi.

Para demonstran memasang berbagai penghalang jalan dan membakar ban di daerah-daerah dekat dengan pusat ibukota. Gumpalan asap membumbung dari atas jalan-jalan.

Gerakan oposisi utama Al-Wefaq mengatakan banyak toko di distrik-distrik Syiah tutup menyusul seruan mogok kerja.

Oposisi menuntut keluarga kerajaan melonggarkan cengkeraman atas seluruh pos kabinet dan digantikan oleh pemerintah hasil pemilihan umum.

Sejumlah organisasi hak asasi manusia mengatakan lebih dari 80 orang tewas selama tiga tahun terakhir sejak pecah pergolakan. Pergolakan berhasil ditumpas oleh pasukan keamanan Bahrain atas bantuan Arab Saudi.

Amnesty International mengkhawatirkan terjadinya penumpasan terhadap pengunjuk rasa.

Berita terkait