Pemimpin Venezuela ancam usir CNN

  • 21 Februari 2014
maduro
Image caption Maduro menuduh CNN menyebarkan propaganda perang

Presiden Venezuela Nicolas Maduro mengancam akan mengusir jaringan berita televisi AS CNN dari negara itu atas laporan mereka mengenai unjuk rasa di sana.

Maduro mengatakan ia akan mengambil tindakan jika CNN tidak "memperbaiki laporannya."

Sebelumnya, Maduro mengatakan ia mengirim pasukan ke negara bagian Tachira di barat Venezuela, dimana aksi protes masih terus berlangsung.

"Cukup sudah dengan propaganda perang, saya tidak akan menerima propaganda perang atas Venezuela. Jika mereka tidak memperbaiki laporan, silakan keluar dari Venezuela, CNN, keluar," kata dia.

Image copyright Reuters
Image caption Situasi di ibukota Caracas masih tegang

Juru bicara CNN mengatakan kepada BBC mereka belum bisa memberikan respon atas pernyataan Maduro.

Pekan lalu, pemerintah mencabut kanal TV Kolombia NTN24 dari layanan televisi kabel.

Tingginya ketegangan di sana membuat pemimpin oposisi, Henrique Capriles, menyerukan aksi baru dan damai, yaitu berjalan kaki memprotes pemerintah pada hari Sabtu.

Ada pula sejumlah laporan tentang bentrokan di Tachira dan distrik lain di ibukota Caracas.

Dalam konferensi pers, Capriles menolak kekerasan dan mengatakan ia siap untuk berdialog tapi mengklaim pemerintah tidak bersedia mendengarkan.

"Di saat yang genting ini, kami menyerukan kepada para pelajar dan mereka yang berunjuk rasa agar tidak terjebak ke dalam kekerasan," kata Capriles sebelum menunjukkan beberapa video berisi bukti kekerasan oleh pasukan keamanan.

Berita terkait