Misionaris Korea Selatan 'akui sebarkan agama' di Korea Utara

  • 27 Februari 2014
Kim Jung-wook Hak atas foto AP
Image caption Kim Jung-wook ingin keluarganya tahu bahwa ia dalam keadaan baik.

Seorang misionaris Korea Selatan yang ditahan di Korea Utara sejak tahun lalu menyampaikan pengakuan terbuka berdasarkan pernyataan tertulis.

Misionaris yang bernama Kim Jung-wook itu mengatakan ia berusaha menyebarkan agama Kristen di Korea Utara dan menggulingkan negara dengan bantuan intelijen Korea Selatan.

Pernyataan Kim Jung-wook, 50, disampaikan dalam konferensi pers yang terkesan sangat diatur dengan seksama di Pyongyang.

"Saya berpikir menjadikan Korea Utara sebagai negara agama, menghancurkan pemerintah yang sedang berkuasa dan menghancurkan sistem politik," katanya dalam konferensi pers hari Kamis, 27 Februari.

Kim mengatakan ia masuk ke wilayah Korea Utara dari Cina Oktober lalu dengan membawa materi-materi penyebaran agama dan ditangkap pihak berwenang Korea Utara sehari setelahnya.

Para pendukungnya di Korea Selatan mengatakan Kim sebelumnya bekerja selama bertahun-tahun menangani pengungsi Korea Utara di Cina. Mereka menolak dugaan Kim adalah seorang mata-mata.

Aktivitas yang berkaitan dengan agama dibatasi di Korea Utara.

Sejumlah misionaris ditangkap dalam berbagai kesempatan sebelumnya, termasuk John Short, 75, seorang misionaris Australia yang ditangkap di Pyongyang pekan lalu.

Berita terkait