Krisis Ukraina: Pemimpin Krimea minta bantuan Putin

  • 1 Maret 2014
Image copyright Reuters

Pemimpin pro-Moskow di wilayah otonomi Krimea, Ukraina meminta bantuan kepada Presiden Rusia Vladimir Putin untuk menjaga perdamaian.

"Saya meminta kepada Presiden Rusia, Vladimir Putin, untuk memberikan bantuan dan memastikan perdamaian dan ketenangan di wilayah Republik Otonomi Krimea," kata Sergiy Aksyonov dalam sebuah pernyataan.

Aksyonov - yang memimpin partai pro-Rusia di Krimea - dipilih sebagai perdana menteri Krimea oleh parlemen pekan ini dalam rapat darurat, menggantikan Anatoliy Mohylyov.

Dalam rapat yang sama, parlemen juga meminta referendum di wilayah yang didominasi oleh etnis Rusia itu.

Terpilihnya Aksyonov ini belum mendapat restu dari pemerintahan baru di Kiev.

Kendali di Krimea

Aksyonov melanjutkan untuk mengumumkan bahwa ia mengambil kendali keamanan di Krimea "untuk sementara".

"Semua komandan harus mematuhi perintah dan instruksi yang diberikan oleh saya," kata Aksyonov. "Saya meminta semua orang yang menolak untuk melakukannya untuk mengundurkan diri."

Perdana Menteri sementara Ukraina, Arseniy Yatsenyuk, mengatakan Kiev "tidak akan menyerah dalam provokasi Rusia."

Dia berbicara pada pertemuan pertama kabinetnya, setelah penggulingan Presiden Viktor Yanukovych.

Ketegangan semakim meningkat di Krimea setelah Ukraina menuduh Rusia melancarkan invasi bersenjata di kota Sevastopol.

Presiden Barack Obama memperingatkan Rusia bahwa akan ada 'konsekuensi' atas intervensi militer mereka di Ukraina.

Berita terkait