Pengadilan Pakistan diserang, 11 tewas

pakistan Hak atas foto Reuters
Image caption Polisi mengamankan lokasi serangan di Islamabad

Paling sedikit 11 orang tewas karena serangan di kompleks pengadilan Islamabad, kata sejumlah pejabat.

Kelompok bersenjata menyerbu kompleks dan menembak. Paling tidak dua pengebom bunuh diri meledakkan bom mereka.

Diantara korban tewas adalah seorang hakim dan beberapa pengacara. Paling tidak 24 orang lainnya cedera.

Tidak satu kelompok pun menyatakan bertanggungjawab atas serangan yang terjadi pada pukul 08:45 waktu setempat (09:45 WIB) saat gedung tersebut pada umumnya banyak pengunjung.

Serangan itu terjadi setelah pada akhir minggu Taliban menyatakan gencatan senjata sebulan dan pemerintah memutuskan akan menghentikan sementara serangan udara terhadap para milisi.

Kedua aksi tersebut bertujuan untuk menghidupkan kembali proses perdamaian.

Serangan seperti ini sangat jarang terjadi di Islamabad berbeda dengan daerah lain negara itu.

Image caption Dua puluh empat korban luka dilarikan ke RS terdekat

Serangan terhadap hakim

Perwira polisi Nabi Awan mengatakan kelompok bersenjata yang tidak diketahui jati dirinya tersebut juga membawa granat.

Mereka menggerebek kantor para hakim dan pengacara.

Komandan polisi Islamabad, Sikandar Hayat, mengatakan kepada para wartawan bahwa dua dari penyerang meledakkan diri saat dikepung polisi.

TV Pakistan memperlihatkan gambar jendela dan dinding yang hancur, sementara sejumlah orang menggotong korban tewas dan terluka dari kompleks tersebut.

Polisi bersenjata terlihat di lokasi serangan. Belum jelas apakah polisi telah menangkap penyerang.

Berita terkait