Keluarga penumpang MH370 ancam mogok makan

Keluarga penumpang Malaysia Hak atas foto REUTERS
Image caption Keluarga penumpang Malaysia meminta agar penumpang tidak dijadikan korban pertarungan politik

Kerabat para penumpang asal Cina dari pesawat Malaysia Airlines hilang mengancam akan melakukan aksi mogok makan jika otoritas Malaysia gagal untuk menyediakan informasi yang akurat.

Keluarga penumpang melampiaskan kemarahan mereka dalam pertemuan dengan pihak maskapai di Beijing.

Pejabat di Malaysia mengatakan mereka berupaya untuk mempersempit wilayah pencarian.

Pesawat MH370 yang mengangkut 239 orang penumpang, hilang sejak 8 Maret lalu.

Sebagian besar penumpang yaitu 153 orang merupakan warga negara Cina.

Sekitar 25 negara terlibat dalam pencarian pesawat hilang dalam perjalanan dari Kuala Lumpur ke Beijing.

Media pemerintah Cina mengkritik operasi pencarian yang dilakukan Malaysia.

'Korban pertarungan politik'

Sejumlah kerabat penumpang pesawat yakin otoritas Malaysia menutupi informasi dan mereka meminta adanya kejelasan tentang upaya pencarian pesawat.

"Yang kami inginkan adalah kebenaran," kata seorang perempuan.

"Jangan sampai para penumpang menjadi korban dari pertarungan politik."

Dalam konferensi pers Senin (17/03), kepala eksekutif Malaysia Airlines Ahmad Jauhari Yahy, mengatakan maskapai melakukan segala upaya untuk para keluarga.

Sementara itu, Menteri Transportasi Malaysia Hishammuddin Hussein mengatakan:"Pencarian pesawat MH370 lebih besar dibandingkan politik."

Hussein mengatakan otoritas Malaysia masih merasa yakin pesawat itu hilang karena "aksi yang disengaja".

Berita terkait