Parlemen Taiwan diduduki pengunjuk rasa

  • 19 Maret 2014
taiwan protestors Image copyright reuters
Image caption Demonstran memandang kesepakatan dagang dengan Cina akan rugikan Taiwan.

Ratusan mahasiswa dan pegiat di Taiwan menentang kesepakatan perdagangan dengan Cina dengan melakukan aksi di parlemen, menolak usaha polisi untuk mengeluarkan mereka.

Pengunjuk rasa memasuki ruangan Selasa siang (18/03). Mereka mengatakan kesepakatan dengan C ina akan merusak ekonomi Taiwan dan menyebabkan pulau tersebut sulit menghadapi tekanan Beijing.

Kesepakatan ditandatangani Juni 2013 tetapi belum diratifikasi anggota parlemen.

Perjanjian ini memungkinkan kedua pihak menanam modal dengan bebas di pasar jasa masing masing.

Pengunjuk rasa masuk setelah anggota parlemen partai yang berkuasa mengatakan telah selesai melakukan pengkajian pakta.

"Pakta perdagangan seharusnya tidak disetujui tanpa pemeriksaan seksama di parlemen," kata pemimpin mahasiswa seperti dikutip kantor berita AFP.

Pihak oposisi menuduh pemerintah mengingkari janji peninjauan kesepakatan secara lebih rinci.

Ketua badan legislatif Wang Jin-pying hari Rabu meminta semua pihak untuk "tenang, menggunakan akal sehat dan menahan diri".

Dia berharap perbedaan pendapat dapat diselesaikan dengan damai, lapor Kantor Berita Pusat Taiwan.

Berita terkait