Enam jenazah lagi ditemukan di Washington

Tanah longsor di Oso Hak atas foto AP
Image caption Pencarian korban diteruskan dengan menggunakan helikopter dan mesin pengindra laser.

Pihak berwenang di negara bagian Washington, Amerika Serikat, menemukan enam jenazah lagi dalam bencana tanah longsor Sabtu (22/03) pekan lalu.

Dengan demikian jumlah korban sejauh ini sudah mencapai 14 jiwa.

Sekitar 176 orang lain masih dinyatakan hilang setelah dinding tanah setinggi 54 meter ambruk menghantam kota Oso, di sebelah selatan Seattle, Amerika Serikat.

Upaya pencarian diteruskan sepanjang siang dan malam dengan menggunakan helikopter maupun mesin pengindra laser dan petugas penyelamat mengakui kecil kemungkinan untuk menemukan korban selamat.

Petugas penyelamat dibantu dengan warga setempat dan sukarelawan yang menggunakan tangan untuk mencari korban.

Presiden Barack Obama -yang sedang menghadiri pertemuan puncak keamanan nuklir di Den Haag, Belanda- sudah menandatangani bantuan darurat.

"Kami tahu bahwa sebagian dari komunitas yang erat di sana sudah hilang. Kita harapkan yang terbaik namun kita menyadari situasinya berat," jelasnya.

Hak atas foto AP
Image caption Tanah longsor diperkirakan terjadi karena hujan lebat.

Gubernur Washington, Jay Inslee -yang melihat kawasan bencana dari udara- mengatakan kerusakannya melebihi yang bisa dibayangkan'.

Dia menjelaskan perbukitan terpecah dua dan menghantam kota di bawah sehingga 'tidak ada lagi yang bertahan atau tersisa setelah disapu longsor'.

Bencana longsor ini diduga terjadi akibat hujan yang sangat lebat, namun daerah ini memang pernah memiliki masalah dengan struktur tanah yang tidak stabil.

Berita terkait