Pengadilan massal anggota Ikhwanul Muslimin

  • 25 Maret 2014
mohammed badie
Badie dan pemimpin Ikhwanul Muslimin lain dituduh memicu pembunuhan

Pemimpin paling senior Ikhwanul Muslimin Mesir, Mohammed Badie, akan diadili bersama 680 orang lain atas tuduhan mendorong masyarakat untuk membunuh.

Pengadilan massal hari Selasa (25 Maret) dilakukan sehari setelah pengadilan Mesir menghukum mati 528 pendukung presiden kelompok Islamis yang digulingkan Mohammed Morsi.

Mereka dianggap bersalah melakukan berbagai hal diantaranya pembunuhan seorang polisi, menyerang orang dan merusak.

Ratusan orang terbunuh, ribuan lainnya ditahan sejak Morsi digulingkan.

Mohammed Badie, pemimpin umum Ikhwanul Muslimin, ditangkap bersama tokoh tokoh lainnya setelah militer Mesir menjatuhkan Morsi Juli lalu.

Militer melibatkan diri untuk mengatasi unjuk rasa di jalan jalan terjadi menentang Morsi - pemimpin Mesir pertama yang dipilih secara demokratis.

Badie dan beberapa orang lain dituduh memicu kekerasan dan pembunuhan delapan pengunjuk rasa penentang Ikhwanul diluar markas gerakan tersebut di Kairo tahun lalu.

Setelah Morsi diturunkan, Ikhwanul mendirikan kam protes di Kairo dan Badie adalah salah satu pemimpinnya.

Berita terkait