Pencarian MH370 di Australia dilanjutkan

pencarian HM370 Hak atas foto AP
Image caption Pesawat terbang dari Perth ke selatan Samudra Hindia

Pencarian udara dan laut untuk pesawat Malaysia Airlines Mh370 yang hilang kembali dilakukan di selatan Samudra Hindia, satu hari setelah citra satelit menangkap obyek yang diduga puing pesawat.

Enam pesawat militer, lima pesawat sipil dan lima kapal memperkuat armada pencarian, Kamis (27/03), kata pejabat Maritim Australia.

Namun, mereka mengatakan cuaca di wilayah pencarian diperkirakan akan memburuk.

Penerbangan MH370 hilang pada 8 Maret dengan membawa 239 orang penumpang.

Pesawat itu dalam perjalanan dari Kuala Lumpur menuju Beijing ketika menghilang dari layar petugas pengawas lalu lintas udara di atas Laut Cina Selatan.

Hak atas foto Getty
Image caption Mencari puing di laut bergelombang tinggi bukan pekerjaan mudah

Hingga saat ini, tidak ada satu pun puing yang dikaitkan dengan pesawat hilang itu berhasil ditemukan.

Otoritas Keamanan Maritim Australia (Amsa) mengkoordinir pencarian dan mengatakan bahwa pesawat melihat tiga obyek pada hari Rabu tapi kemudian hilang dari penglihatan.

Amsa mengatakan Kapal Angkatan Laut Australia HMAS Success masih tetap di area pencarian sekitar 2.500 km di barat Perth bersama empat kapal Cina, Xue Long, Kuulunshan, Haikon dan Qiandaohu.

Pada hari Rabu, menteri transportasi sementara Malaysia Hishammuddin Hussein mengatakan citra satelit Prancis menangkap 122 obyek yang kemungkinan berasal dari pesawat yang hilang.

Gambar yang ditangkap pada 23 Maret itu menunjukkan sejumlah obyek sepanjang 23 meter, kata Hussein.

Analis mengatakan citra satelit itu adalah yang pertama yang menunjukkan adanya puing dari pesawat dan bukan sekedar obyek terisolir.

Berita terkait