Video kasus al-Jazeera ditolak hakim Mesir

peter greste Hak atas foto ap
Image caption Wartawan al-Jazeera dituduh melakukan terorisme dengan membantu Ikhwanul Muslimin.

Hakim menolak bukti video yang diputar jaksa pada pengadilan tiga wartawan al-Jazeera atas tuduhan terorisme di Mesir.

Film yang dikatakan diambil para terdakwa antara lain memperlihatkan film kehidupan alam dan dokumenter tentang Somalia.

Para terdakwa, di antaranya mantan wartawan BBC Peter Greste, ditahan sejak Desember dan menyangkal tuduhan.

Isi laptop Greste diperiksa di pengadilan, termasuk konferensi pers dari Kenya, dokumenter yang dibuatnya di Somalia dan sejumlah foto liburan orang tuanya.

Dari dalam sel di pengadilan, Greste berteriak pengadilan ini adalah sebuah lelucon dan memalukan Mesir.

Pria lain yang diadili bersama mereka, seorang mahasiswa yang telah mogok makan selama dua minggu, pingsan di pengadilan.

Pemerintah menuduh mereka membantu Ikhwanul Muslimin, yang oleh pemerintah dikatakan sebagai kelompok teroris terlarang.

Sidang ditunda sampai 22 April.

Ketiga wartawan ini adalah bagian dari 20 orang yang dituduh melakukan pelanggaran yang sama.

Hanya delapan orang ditahan, 12 lainnya diadili in absentia.

Wartawan keempat al-Jazeera, Abdullah al-Shami,yang bekerja untuk saluran Arab jaringan televisi tersebut, ditahan tanpa proses pengadilan sejak bulan Agustus.

Berita terkait