Militan ambil alih markas kepolisian di Ukraina timur

ukraina Hak atas foto AFP
Image caption Kantor polisi di Sloviansk juga telah diambil alih oleh kelompok bersenjata pada Sabtu (12/04).

Militan pro-Rusia mengambil alih markas kepolisian di kota Kramatorsk, wilayah sebelah timur Ukraina, demikian dikatakan media lokal dan saksi mata.

Penyerbuan ini sempat diwarnai oleh baku tembak antara kepolisian dan kelompok militan, namun tidak ada korban jiwa yang dilaporkan.

Peristiwa ini terjadi pada Sabtu (12/04) pukul 19.00 waktu setempat setelah sekelompok militan datang dengan dua bus, membawa senapan dan mengenakan topeng.

Mereka menyebut diri sebagai pejuang dari "milisi rakyat".

"Kami bukan pasukan Ukraina, kaminetsk milisi rakyat. Kami adalah orang-orang yang telah bangkit untuk mengusir polisi Kiev korup," kata penyerang.

Bendera Republik Donetsk telah dikibarkan di dalam gedung, demikian dilaporkan situs Voctochnyy Proyek.

Sejumlah gedung pemerintahan lainnya juga telah diambil alih di wilayah Donetsk itu pada Sabtu (12/04).

Konfrontasi ini terjadi di tengah meningkatnya ketegangan antara pendukung pemerintahan baru Ukraina dengan kelompok pro-Rusia.

Ukraina timur memiliki jumlah populasi warga berbahasa Rusia yang besar. Di sini, serangkaian protes menentang pemerintahan baru telah terjadi, terutama sejak tersingkirnya Presiden pro-Rusia Viktor Yanukovych pada Februari.

Pemerintah baru di Kiev menuduh Moskow mendalangi kerusuhan di timur Ukraina, tapi Rusia menyangkal bertanggung jawab.

Berita terkait