Iran laporkan AS ke PBB soal visa diplomat

  • 16 April 2014
hamid_aboutalebi Image copyright reuters
Image caption Hamid Aboutalebi menyangkal terlibat dalam penyanderaan 52 warga AS.

Iran menyampaikan keluhan ke Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) terkait keputusan Amerika Serikat yang tidak memberikan visa kepada wakil tetapnya yang baru di markas PBB New York.

Pejabat Iran di PBB, Hossein Dehghani, menulis AS melanggar tanggung jawabnya secara hukum dan membuat preseden berbahaya.

Amerika melarang masuk Hamid Aboutalebi karena keterkaitannya dengan para mahasiswa yang menduduki kedutaan AS di Teheran tahun 1979.

Dia sudah berkali-kali menegaskan dirinya hanya bertugas sebagai penerjemah.

Penasehat senior bidang politik Presiden Hassan Rouhani ini sebelumnya menjadi duta besar Iran untuk Italia, Belgia, dan Australia.

Tidak ada bukti tertulis yang menunjukkan Aboutalebi menjadi penerjemah atau terlibat dalam interogasi 52 warga Amerika yang disandera selama 444 hari.

Hari Jumat Gedung Putih menyatakan telah memberitahu pemerintah Iran bahwa pihaknya tidak akan mengeluarkan visa.

Kementerian Luar Negeri Iran menyatakan tetap tidak akan menarik penunjukan Aboutalebi.

Senin malam Dehghani menulis kepada Dewan Hubungan dengan Negara Tuan Rumah PBB agar diadakan pertemuan darurat.

Dia mengatakan AS telah melanggar kewajiban hukum berdasarkan hukum internasional.

"Keputusan pemeritah AS ini menimbulkan pengaruh negatif terhadap diplomasi multilateral dan menciptakan preseden berbahaya," katanya memperingatkan.

Berita terkait