Tuduhan pembunuhan Irak tidak benar

  • 17 April 2014
al sweady Hak atas foto pa
Image caption Komisi memeriksa jutaan dokumen dan mendengarkan kesaksian lebih 280 orang.

Pemerintah Inggris menyatakan tuduhan pasukannya membunuh warga Irak setelah konflik 2004 adalah suatu 'persekongkolan' untuk mengecohkan penegakan hukum.

Kementerian pertahanan mengungkapkan komisi yang dibentuk yang diberi nama dari salah seorang korban, komisi Al-Sweady, menyatakan tuduhan pemotongan tubuh manusia adalah suatu 'kebohongan yang dibuat' para saksi.

Pengacara warga Irak menarik tuduhan pembunuhan dan mutilasi bulan Maret.

Pemeriksaan dibentuk tahun 2009 untuk menyelidiki tuduhan ketidakberesan.

Laporan resmi dijadwalkan keluar akhir tahun 2014 dan sampai sejauh ini usaha penyelidikan sudah mengeluarkan biaya £22,7 juta.

Komisi memeriksa jutaan dokumen dan mendengarkan kesaksian lebih 280 orang.

Dalam pernyataan penutupnya, pengacara kementerian pertahanan mengatakan tuduhan tersebut menyebabkan tentara yang terlibat merasa 'sangat cemas'.

"Tuduhan yang tidak jujur tidak bisa dipandang sebagai kesalahan atau kesalahpahaman 100%," kata kementerian pertahanan.

Pemeriksaan selama empat tahun dilakukan terhadap Pertempuran Danny Boy -nama pos pemeriksaan Inggris di dekat kota Majar al-Kabir di Irak selatan- selama perang Irak.

Pasukan Inggris dituduh melakukan pelanggaran hukum membunuh sekitar 20 warga Irak di dekat Kamp Abu Naj.

Berita terkait