Beritakan dugaan kudeta, koran Kuwait ditutup

Kuwait Hak atas foto Reuters
Image caption Kementerian Penerangan Kuwait mengajukan permohonan penutupan koran.

Seorang hakim di Kuwait memerintahkan penutupan sementara dua surat kabar di negara itu karena melanggar larangan pemberitaan mengenai dugaan rencana kudeta.

Kantor berita pemerintah, KUNA, melaporkan Minggu (20/04) mengenai pernyataan Kementerian Penerangan Kuwait yang menyebutkan bahwa pihak berwenang menutup sementara dua surat kabar independen, Al Watan dan Alam Al Youm.

Kedua koran ditutup karena menerbitkan tulisan-tulisan mengenai penyelidikan dugaan rencana untuk menggulingkan pemerintahan monarki di negara Teluk itu.

Menurut Kementerian Penerangan, surat kabar dilarang terbit selama dua minggu setelah menurunkan berita yang dikatakan dapat membahayakan kepentingan umum.

Al Watan dan Alam Al Youm menerbitkan rincian rekaman video yang disebut-sebut menunjukkan sejumlah mantan pejabat senior menyusun rencana mengggulingkan pemerintah.

Rekaman video ini menggemparkan Kuwait dan pihak berwenang langsung melakukan penyelidikan, sementara parlemen menggelar pembahasan tertutup. Jaksa Agung memerintahkan larangan pemberitaan terkait rekaman video.

Wakil pemimpin redaksi Al Watan, Waleed Al Jassim, mengatakan pihaknya menyesalkan keputusan pemerintah. Jassim menambahkan ia berencana mengajukan banding.

Situs berita koran itu, lanjutnya, masih beroperasi karena berada di bawah wilayah hukum berbeda.

Berita terkait