Ukraina bergerak ke daerah separatis

  • 24 April 2014
Ukraina Sloviansk Hak atas foto afp
Image caption Kemungkinan besar pasukan pendukung pemerintah telah menguasai kembali balai kota

Pasukan Komando bergerak ke daerah kelompok separatis Sloviansk Ukraina timur beberapa hari setelah operasi "antiteroris" baru diumumkan.

Sejumlah anggota separatis menjadi korban ketika komando yang dilengkapi senjata menghapus barikade di dekat kota.

Separatis menduduki sejumlah gedung penting di puluhan kota di bagian timur.

Presiden Rusia Vladimir Putin memperingatkan "akibat" aksi Kiev jika menggunakan militer untuk menyerang rakyatnya.

Berbicara pada TV Rusia saat berita operasi Sloviansk diterima, Putin mengatakan, "Jika rezim di Kiev mulai menggunakan kekuatan militer terhadap penduduk, maka tidak diragukan lagi ini adalah sebuah kejahatan serius."

Kemungkinan besar pasukan pendukung pemerintah telah menguasai kembali balai kota di kota bagian timur lainnya, Mariupol.

Sementara itu, politikus pendukung Ukraina Volodymyr Rybak telah dimakamkan. Tokoh ini diculik dan dibunuh di daerah Donetsk.

Presiden Amerika Serikat Barack Obama menuduh Rusia mengejek kesepakatan Ukraina yang dicapai di Jenewa, Swiss, minggu lalu.

Persetujuan tersebut menyatakan kelompok ilegal bersenjata, termasuk yang menduduki gedung pemerintah, harus kembali ke tempat asalnya.

Berita terkait