Putin kunjungi Krimea untuk pertama kali

  • 9 Mei 2014
putin, krimea
Pemerintah Ukraina mengatakan kunjungan Putin ke Krimea melanggar kedaulatan.

President Vladimir Putin mengunjungi Krimea untuk pertama kalinya sejak Rusia menganeksasi kawasan itu dari Ukraina Maret lalu.

Menandai kemenangan Soviet tahun 1945 atas Nazi, Putin mengatakan kepada massa bahwa Krimea telah menunjukkan kesetiaan kepada 'kebenaran sejarah' dengan memilih menjadi bagian dari Rusia.

Pemerintah Kiev menyatakan protes, menyebutkan kunjungan itu sebagai "pelanggaran serius kedaulatan Ukraina."

Kiev juga melaporkan lebih dari 20 orang meninggal dalam operasi keamanan terhadap separatis di Mariupol.

Menteri Dalam Negeri Ukraina Arsen Avakov mengatakan sekitar 20 demonstran pro-Rusia dan seorang petugas keamanan Ukraina tewas di pelabuhan kawasan selatan negara itu.

Di daerah pelabuhan Krimea, Sevastopol, Rusia berterima kasih kepada angkatan bersenjata atas peran mereka di Perang Dunia II dan menyambut tergabungnya kawasan itu ke Federasi Rusia.

Bergabung dengan Rusia

Putin menyaksikan atraksi udara pesawat Rusia dan berpidato di depan para personil angkatan laut, sementara massa menyaksikan dari tebing di sekitar pelabuhan.

Ia mengatakan, "Saya yakin 2014 jadi sejarah karena tahun ini rakyat memutuskan bergabung dengan Rusia, memastikan kebenaran sejarah dan kenangan nenek moyang kita."

Wartawan BBC Daniel Sandford di Sevastopol mengatakan Putin disambut layaknya pahlawan saat berjalan melewati lapangan kota dan bersalaman dengan warga.

Sebelumnya Putin berpidato di depan ribuan orang selama parade militer di Lapangan Merah, Moskow.

Berita terkait