Para tokoh politik Thailand dikumpulkan lagi

Peserta perundingan Hak atas foto AP
Image caption Perundingan hari pertama ditutup tanpa membuahkan hasil berarti.

Panglima Angkatan Bersenjata Thailand, Jenderal Prayuth Chan-Ocha, memanggil tokoh-tokoh politik untuk mengikuti perundingan putaran kedua guna menyelesaikan krisis politik di negara itu.

Faksi-faksi yang berseberangan dan para tokoh politik dikumpulkan di sebuah klub militer di Bangkok pada Kamis siang waktu setempat (22/05).

Lokasi pertemuan dijaga sangat ketat.

"Untuk melanjutkan proses perundingan, militer mengundang orang-orang penting ke pertemuan lanjutan pukul 14.00 di tempat yang sama," demikian perintah militer yang dibacakan televisi nasional sebelum pertemuan, seperti dilaporkan kantor berita AFP.

"Pemrotes dan pendukung tidak perlu datang; mereka harus tetap berada di tempat-tempat unjuk rasa yang sudah ditentukan, seperti yang telah diminta sebelumnya."

Militer memberlakukan darurat militer Selasa (20/05) untuk menegakkan ketertiban dan keamanan dalam rangka mencari solusi atas perbedaan-perbedaan yang ada antara berbagai kelompok di Thailand.

Di antara agenda pertemuan terdapat pembahasan mengenai penetapan tanggal pemilihan umum, perubahan sistem politik.

Selain itu mereka juga membahas apakah pemerintahan sementara yang berkuasa saat ini harus melanjutkan tugas.

Para wartawan mengatakan bila pertemuan tidak mencapai kompromi maka akan menempatkan militer di bawah tekanan untuk mengambil tindakan lebih lanjut.

Perundingan tahap pertama diadakan kemarin tanpa hasil berarti.

Berita terkait