Mesir memberikan suara pada pemilihan presiden

mesir Hak atas foto reuters
Image caption Keamanan ketat karena muncul kekhawatiran terjadinya serangan milisi.

Jutaan pemilih di Mesir memberikan suara guna memilih presiden untuk kedua kalinya dalam dua tahun.

Polisi dan militer mengerahkan keamanan ketat menyusul kekhawatiran terjadinya rangkaian serangan milisi untuk mengganggu pemilihan umum.

Mantan panglima angkatan bersenjata Jenderal Besar Abdul Fattah al-Sisi, yang menjatuhkan Presiden Islamis Mohammed Morsi tahun lalu, bersaing dengan calon kelompok kiri Hamdeen Sabahi.

Sisi diperkirakan menang dengan beda suara besar dari saingannya.

Pemilu dilakukan selama dua hari dan hasil resmi akan diumumkan tanggal 5 Juni 2014.

Tidak lama setelah tempat pemungutan suara dibuka, Sisi memberikan suara di TPS Kairo di antara wartawan dan pendukungnya.

Tokoh berumur 59 tahun ini minta dukungan warga Mesir yang menginginkan stabilitas setelah gejolak politik berkepanjangan.

Menurut laporan wartawan BBC Kevin Connoly, Sisi akan dipastikan menang.

Presiden Morsi digulingkan bulan Juli 2013 setelah unjuk rasa besar-besaran.

Walaupun diadili atas dasar berbagai tuduhan, Morsi kerap menyangkal melakukan kesalahan.

Berita terkait