'Ping' bukan dari pesawat Malaysia Airlines

MH370 Hak atas foto AFP
Image caption Operasi pencarian multi bangsa dilakukan untuk menemukan MH370

Area tempat sinyal akustik yang diduga terkait dengan pesawat Malaysia yang hilang terdeteksi kini bisa disingkirkan sebagai tempat terakhir penerbangan MH370 itu, kata pejabat Australia.

Robot bawah air Bluefin-21 telah menyelesaikan pencarian di wilayah itu dan tidak menemukan apa-apa, kata mereka.

Upaya kini fokus pada mengulas data pencarian, memantau dasar laut dan membawa peralatan spesialis.

Penerbangan MH370 hilang pada 8 Maret saat terbang dari Kuala Lumpur ke Beijing.

Dengan menggunakan data satelit, para pejabat menyimpulkan bahwa pesawat yang membawa 239 orang penumpang itu mengakhiri perjalanannya di Samudra Hindia, barat laut kota Perth, Australia.

Tidak ada jejak yang ditemukan dan tidak ada penjelasan atas hilangnya pesawat.

Hak atas foto Reuters
Image caption Alat pencari ping dikirim untuk menangkap sinyal
Hak atas foto AFP
Image caption Robot Bluefin-21 dikerahkan untuk mencari lokasi sinyal

"Biro Keamanan Transportasi Australia (ATSB) tekah menganjurkan pencarian di area deteksi akustik kini bisa dikatakan selesai dan dalam penilaian profesionalnya, area ini bisa dihapus sebagai tempat terakhir MH370," demikian isi pernyataan Badan Pusat Koordinasi Gabungan (JAAC).

Pernyataan ini disampaikan beberapa jam setelah seorang pejabat Angkatan Laut AS mengatakan kepada CNN bahwa sinyal akustik itu kemungkinan berasal dari benda buatan manusia yang lain.

Berita terkait