Presiden Mesir Abdul Fattah al-Sisi diambil sumpah

  • 8 Juni 2014
al-sisi, mesir, presiden, Image copyright AFP
Image caption Abdul Fattah al-Sisi menggulingkan Morsi pada Juli tahun lalu.

Mantan pimpinan militerAbdul Fattah al-Sisi akan disumpah sebagai presiden baru Mesir setelah menang dalam pemilihan umum pada Mei lalu.

Pasukan pengamanan telah diberangkatkan ke lokasi-lokasi kunci di ibu kota Kairo untuk mempersiapkan upacara di Mahkamah Konstitusi Agung.

Sisi menggulingkan Presiden Mohammed Morsi pada Juli lalu.

Dan sejak itu telah melawan kelompok pendukung Morsi, Ikhwanul Muslimin - yang mendesak untuk memboikot pemilu presiden.

Aktivis sekuler dan liberal - termasuk yang ikut dalam penggulingan Hosni Mubarak pada 2011 lalu - juga menyatakan tidak ikut dalam pemilu sebagai bentuk protes membatasan hak-hak sipil.

"Saatnya bekerja"

Sisi, 59, menang dengan 96,9% suara dan satu-satunya pesaing Hamdeen Sabahi hanya mendapat 3,1%, demikian menurut hasil resmi.

Namun jumlah pemilih yang berpartisipasi hanya kurang dari 50% penduduk.

Banyak orang diharapkan berdatangan ke Lapangan Tahrir, Kairo untuk merayakan kemenangan Sisi, kata wartawan BBC Orla Guerin di laporan ibukota Mesir.

Dia mewarisi tugas berat dalam menghadapi kondisi bangsa yang kini terbelah dan lelah, kata wartawan kami.

Para pengamat memperingatkan bahwa jika dia tidak dapat mengendalikan kondisi, satu atau dua tahun berikutnya dia bisa menghadapi pemberontakan massa, seperti pendahulunya.

Dalam pidato yang disiarkan televisi setelah pemilu, Sisi mengatakan dia ingin "kebebasan" dan "keadilan sosial".

Dia mengatakan sekarang "waktu untuk bekerja" dan menambahkan: "Kerja sama kami dalam tugas dan pembangunan akan menciptakan kemakmuran dan kemewahan."

Berita terkait