Bandara Karachi dibuka kembali

bandara jinnah Hak atas foto ap
Image caption Pasukan keamanan baru menguasai keadaan di Bandara Jinnah Senin dini hari.

Bandara terbesar Pakistan kembali beroperasi setelah serangan milisi yang menewaskan 28 orang, termasuk seluruh penyerang yang berjumlah 10 orang.

Serangan terhadap bandara internasional Jinnah di Karachi dimulai hari Minggu (8 Juni) dan pasukan keamanan kembali menguasai keadaan Senin dini hari.

Taliban Pakistan mengatakan mereka melakukan penyerangan untuk membalas dendam pembunuhan pemimpin mereka tahun lalu.

Pemerintah mengatakan penyelidikan menyeluruh sedang berlangsung.

Asif Kirmani, juru bicara Perdana Menteri Nawaz Sharif, juga memuji reaksi pasukan keamanan.

Pada pengamat mengatakan kekerasan terbaru ini semakin mempertanyakan usaha Sharif memulai perundingan damai dengan Taliban.

'Menghambat' upaya perdamaian

Pembicaraan kedua belah pihak mencatat sedikit kemajuan sejak bulan Februari.

Sejumlah pengecam mengatakan langkah ini dapat memberikan para milisi waktu untuk menghimpun kekuatan.

Pakistan memerangi kelompok pemberontak Islamis selama lebih sepuluh tahun dengan Taliban Pakistan sebagai kelompok militan utama di negara itu.

Perdana Menteri Sharif baru-baru ini mengatakan kepada BBC dirinya berharap usaha perdamaian dengan Taliban akan berhasil.

Tetapi kekerasan terus berlanjut dan Karachi seringkali menjadi sasaran utama.

Berita terkait