Tentara sekutu juga memperkosa, kata Hashimoto

  • 16 Juni 2014
Toru Hashimoto Image copyright AFP
Image caption Toru Hashimoto bukan pertama kalinya mengundang kontroversi.

Walikota Osaka, Jepang, menuduh pasukan sekutu saat Perang Dunia II mendirikan rumah bordil di Prancis dan memperkosa perempuan Prancis ketika membebaskan negara itu.

Toru Hashimoto mengatakan dia mengangkat masalah tersebut untuk mengingatkan bahwa walau Jepang melakukan hal yang buruk saat perang, pihak lain juga begitu.

Pemerintah Jepang secara resmi sudah meminta maaf karena memaksa perempuan asing menjadi budak seks bagi tentaranya pada masa perang.

Masalah tersebut masih tetap peka di wilayah Asia, khususnya di Cina dan Korea Selatan.

Wartawan BBC di Tokyo, Rupert Wingfield-Hayes, melaporkan bukan pertama kalinya Hashimoto berupaya mengatakan bahwa perbudakan seks Jepang juga dilakukan oleh tentara lain.

Dalam komentar terbarunya, yang disampaikan saat pidato akhir pekan di Osaka dan bisa dilihat di YouTube, dia mengatakan setelah pendaratan di Normandia, tentara sekutu memperkosa perempuan Prancis.

"Eropa dan Amerika mengatakan Jepang menggunakan budak seks.... kita harus mendidik warga Jepang untuk bisa berargumentasi dengan mereka," tambahnya.

Tahun lalu Hashimoto juga mengundang kontroversi dengan mengatakan perekrutan yang disebut sebagai wanita penghibur atau jugun ianfu saat Perang Dunia II diperlukan dan bisa dipahami.

Berita terkait