Kilang minyak Irak diserang militan ISIS

  • 18 Juni 2014
Iraq refinery Hak atas foto Reuters
Image caption Pengilangan minyak di Baiji, Irak, kini diduduki kelompok militan Sunni.

Milisi yang dipimpin kelompok Islamis ISIS telah menduduki sebagian pengilangan minyak terbesar di Irak, setelah bertubi-tubi menyerangnya dengan mortir dan senapan mesin dari dua arah.

Seorang pejabat Irak yang dikutip kantor berita Reuters mengatakan kelompok militan tersebut kini menguasai 75% dari pengilangan minyak di Baiji, sekitar 210 kilometer di utara Baghdad.

Produksi pengilangan itu sudah dihentikan dan para karyawan asing diminta untuk meninggalkan tempat tersebut.

Pasukan pemerintah sudah melancarkan serangan udara baru terhadap para milisi yang mulai mendekati wilayah ibu kota ini.

Pertempuran juga dilaporkan di kota Ramadi di bagian barat.

Pemerintah Irak berupaya mengalahkan kelompok militan ISIS atau Negara Islamis di Irak dan Levant serta sekutunya kaum Muslim Sunni di Provinsi Diyala dan Salahuddin, setelah para milisi menyerbu kota terbesar kedua, Mosul, minggu lalu.

Sementara itu Perdana Menteri Nouri al-Maliki sudah muncul di televisi bersama dengan para pemimpin Muslim Sunni dan Kurdi pada hari Selasa (17/06) untuk menyerukan persatuan nasional.

Mereka juga menuntut agar pasukan-pasukan yang bukan bagian dari pasukan negara itu meletakkan senjata.

Berita terkait