Kerja sama Palestina Israel untuk tiga remaja yang hilang

  • 18 Juni 2014
Israel Image copyright Reuters
Image caption Israel menangkap kembali 50 warga Palestina yang sempat dibebaskan tahun 2011 lalu.

Presiden Palestina, Mahmoud Abbas, mengatakan para pejabat Palestina bekerja sama dengan Israel untuk menjamin pembebasan tiga remaja Israel.

Ketiga remaja itu merupakan siswa di sebuah sekolah seminari Yahudi dan hilang ketika sedang mencari tumpangan antara Bethlehem dan Hebron, pekan lalu.

Abbas menambahkan penculik ketiganya sedang berupaya untuk menghancurkan Palestina.

Dalam pertemuan Organisasi Kerja Sama Islam yang berlangsung di Jeddan, Arab Saudi, dia mengatakan bahwa kerja sama keamanan diperlukan Palestina.

"Kami tidak ingin kembali ke kerusuhan dan pengrusakan seperti yang terjadi dalam perlawanan yang kedua. Saya katakan secara terbuka dan jelas. Kami tidak ingin kembali ke perlawanan yan akan menghancurkan kami."

Namun kelompok militan Hamas menyayangkan komentar Abbas yang dianggap menghambat kepentingan nasional Palestina.

Bagaimanapun Abbas menuduh Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, mengeksploitir penculikan itu untuk 'menekan dan menghancurkan semuanya serta menciptakan kerusuhan'.

Image copyright Reuters
Image caption Mahasiswa seminari Israel berdoa untuk pencarian tiga remaja yang hilang.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu sebelumnya menuduh gerakan Palestina Hamas yang menculik tiga remaja Israel itu.

Israel sudah menangkap kembali 50 wrga Palestina yang dibebaskan tahun 2011 sebagai pengganti pembebasan tentara Israel yang diculik, Gilad Shalit.

Tuduhan tersebut sudah dibantah oleh Hamas, yang beberapa waktu lalu mencapai kesepakatan rekonsialisi dengan faksi Hamas setelah bermusuhan selama bertahun-tahun..

Berita terkait