Kilang minyak Irak 'dikuasai militan' ISIS

ISIS, kilang minyak, irak Hak atas foto Reuters
Image caption Kilang minyak dianggap menjadi aset yang berharga bagi kelompok pemberontak Sunni.

Kaum pemberontak Sunni di Irak mengatakan mereka telah sepenuhnya menguasai kilang minyak utama negara itu yang terletak di Baiji, Baghdad utara.

Kilang minyak ini telah dikepung selama sepuluh hari dan militan beberapa kali sudah dipukul mundur.

Kompleks ini memasok sepertiga bahan bakar di Irak dan pertempuran ini menyebabkan pasokan bensin diberikan dengan sistem penjatahan.

Kaum pemberontak, yang dipimpin oleh ISIS, terlebih dahulu sudah menguasai wilayah utara dan barat Baghdad, termasuk kota terbesar kedua Irak, Mosul.

Wartawan BBC Jim Muir di Irbil, Irak utara, mengatakan pengambilalihan kilang minyak ini penting jika kaum pemberontak ingin tetap mengkontrol area yang sudah mereka kuasai dan memasok Mosul dengan energi.

Mereka juga mengincar bendungan penting dekat wilayah Haditha dan menguasai semua perbatasan ke Suriah dan Yordania.

Juru bicara militan mengatakan kilang minyak di Baiji, provinsi Salahuddin, kini akan diurus oleh suku lokal setempat.

Dia juga mengatakan mereka akan terus mendekati Baghdad.

Sebelumnya, Menteri Luar Negeri Amerika Serikat J ohn Kerry berjanji untuk "mendukung dengan intens dan berkelanjutan" usai bertemu dengan sejumlah politisi penting Irak di Baghdad.

Dia mengatakan ISIS adalah ancaman bagi eksistensi Irak dan beberapa hari ke depan merupakan momen yang kritis.

Berita terkait