Helikopter militer Ukraina ditembak jatuh

  • 25 Juni 2014
ukraina
Sebelumnya, kelompok pro-Rusia juga telah menembak dua helikopter militer dan satu pesawat.

Militer Ukraina mengatakan satu helikopter mereka telah ditembak jatuh oleh kelompok pro-Rusia di sebelah timur, menewaskan sembilan orang yang ada di dalamnya.

Mereka mengatakan Mi-8 helikopter ditembak dengan menggunakan roket sesaat setelah lepas landas di luar kota Sloviansk yang dikuasai kelompok pemberontak.

Kelompok pro-Rusia belum berkomentar terhadap aksi kekerasan terbaru ini.

Sehari sebelumnya, kelompok ini sebetulnya sudah berjanji untuk melakukan gencatan senjata hingga Jumat (27/06), sebagai respon atas rencana perdamaian yang dilontarkan pemerintah.

Namun presiden Ukraina mengatakan dia mungkin akan mengakhiri itu karena "adanya aksi kekerasan yang berkelanjutan dari pihak pemberontak yang dikontrol dari luar negeri".

Tercatat sebelumnya sudah ada dua helikopter militer dan satu pesawat yang ditembak kelompok pemberontak.

Di sisi lain, kelompok pro-Rusia juga tampaknya tidak memiliki niat untuk mempertahankan gencatan senjata. Alexander Borodai, pimpinan dari Republik Rakyat Donetsk yang didirikan sepihak mengatakan dalam pandangannya mempertahankan gencatan senjata tidak ada gunanya.

"Saya mengatakan secara resmi bahwa tidak ada gencatan senjata dan menimbang segalanya, tidak akan ada lagi gencatan," katanya kepada televisi Rusia. "Secara umum, apa yang bisa kita lakukan adalah terus melanjutkan perjuangan."

Berita terkait