Militer Nigeria serang intelijen Boko Haram

  • 1 Juli 2014
Nigeria
Image caption Pemerintah Nigeria mengaku mengetahui keberadaan siswi-siswi yang diculik

Militer Nigeria mengatakan telah menyerang unit intelijen Boko Haram yang terlibat dalam penculikan lebih dari 200 siswi sekolah.

Menurut pernyataan militer Nigeria, pemimpin sel Boko Haram, Babuji Ya'ari, telah ditahan.

Ya'ari terlibat secara aktif dalam penyanderaan siswi-siswi sekolah dan pembunuhan pemimpin Gwoza, pada Mei lalu, lanjut pernyataan tersebut.

Lebih dari 2.000 orang tewas di tahun ini dalam serangan yang disebutkan dilakukan oleh milisi Boko Haram.

Ya'ari merupakan seorang pengusaha yang "berpartisipasi aktif dalam penculikan siswi-siswi sekolah" di bagian utara kota Chibok, seperti dikatakan Kementerian Pertahanan.

Militer juga mengatakan Ya'ari menggunakan perannya dalam sebuah kelompok yang memerangi Boko Haram untuk menutupi aktivitas mata-mata demi kepentingan Boko Haram. Militer juga menuduh Ya'ari bertanggung jawab dalam "sejumlah serangan mematikan di Maidugiri", ibu kota Negara Bagian Borno, pada 2011.

Menteri pertahanan mengatakan militer juga menahan perempuan dari sel intelijen Boko Haram.

Klaim militer tidak dapat diverifikasi secara independen.

Milisi Boko Haram menculik lebih dari 200 siswi sekolah dari sekolah mereka di Borno pada 14 April lalu. Sebagian besar dari mereka masih hilang.

Kelompok ini mengatakan tidak akan membebaskan siswi-siswi sekolah tersebut sampai pemerintah membebaskan seluruh anggota milisi. Pemerintah mengatakan mengetahui keberadaan siswi-siswi tersebut, tetapi upaya penyelamatan dapat menyebabkan anak-anak perempuan tersebut dibunuh.

Boko Haram dituduh melakukan sejumlah serangan, termasuk yang terjadi di Gereja di dekat Chibok pada Minggu (28/06) yang menewaskan 30 orang, dan sebuah serangan bom di pusat perbelanjaan yang padat di ibu kota Nigeria, Abuja, pada pekan lalu.

Berita terkait