Irak tidak menarik pasukan dari perbatasan Saudi

  • 3 Juli 2014
irak Image copyright epa
Image caption Pasukan Irak melakukan patroli di perbatasan Saudi untuk mengatasi pemberontakan.

Pejabat militer Irak menyangkal pasukannya meninggalkan posisi di sepanjang perbatasan dengan Arab Saudi.

Juru bicara Kementerian Dalam Negeri Brigadir Jenderal Saad Maan mengatakan kepada BBC kekuatan di perbatasan berfungsi seperti biasa.

Sebelumnya, TV al-Arabiya melaporkan Arab Saudi menempatkan 30.000 tentara sepanjang 900km di perbatasan karena pasukan Irak telah menarik diri.

Petugas Saudi ditempatkan di sepanjang perbatasan untuk mencegah serangan pemberontak Sunni yang dipimpin kelompok jihad.

Hari Rabu (02/07) Raja Abdullah membicarakan Irak dan ancaman Negara Islam di Irak dan Levant ( ISIS) dengan Presiden Amerika Serikat Barack Obama lewat telepon.

Obama juga mengucapkan terima kasih atas sumbangan sebesar US$500 juta kepada PBB untuk membantu mengatasi masalah kemanusiaan karena pemberontakan di Suriah.

Lebih satu juta warga Irak meninggalkan tempat tinggal mereka selama sebulan ini sementara pemberontak Sunni pimpinan ISIS memasuki Mosul, Tikrit dan kota-kota lain di bagian utara dan barat.

Paling tidak 2.461 orang tewas dalam kekerasan di bulan Juni, menurut PBB dan pemeritah Irak.

Kamis sore, Menteri Luar Negeri Turki Ahmet Davutoglu mengumumkan 32 pengemudi truk Turki yang ditangkap ISIS bulan lalu di Irak utara telah diserahkan kepada diplomat Turki dan akan diterbangkan ke Ankara.

Berita terkait