Desakan gencatan senjata Israel-Hamas

  • 15 Juli 2014
Gaza Hak atas foto Reuters
Image caption Pasukan artileri Israel menembak sasaran di Gaza, hari Senin (14/07).

Muncul tekanan yang makin besar terhadap Israel dan kelompok militan Palestina, Hamas, untuk menyetujui gencatan senjata, setelah pecah kekerasan di Gaza dalam sepekan terakhir.

Pemerintah Mesir telah mengeluarkan kerangka kerja yang memungkinkan gencatan senjata bisa diterapkan mulai Selasa (15/07), namun Hamas dilaporkan belum sepenuhnya menyepakati kerangka tersebut.

Sebelumnya para diplomat Uni Eropa mendesak kedua pihak berupaya semaksimal mungkin memberlakukan gencatan senjata.

Israel sementara itu terus melanjutkan serangan udara dan Hamas menembakkan roket-roket ke wilayah Israel.

Militer juga menyiagakan ribuan tentara di dekat perbatasan, mungkin sebagai persiapan serangan darat.

Palestina mengatakan serangan Israel menewaskan lebih dari 170 orang, 1.260 orang lainnya luka-luka.

Ribuan warga telah meninggalkan Gaza utara setelah Israel mengeluarkan selabaran tentang akan adanya serangan ke wilayah tersebut.

Sementara itu serangan Hamas ke Israel sejauh ini tidak menimbulkan korban jiwa.

Eskalasi kekerasan terbaru dipicu oleh pembunuhan tiga remaja Israel Juni lalu dan tewasnya seorang remaja Palestina di Jerusalem yang diduga sebagai balasan atas tewasnya remaja Israel tersebut.

Berita terkait