Sebagian jenazah MH17 diterbangkan hari Rabu

Hak atas foto AFP
Image caption Bendera putih menandai lokasi jenazah korban MH17 di wilayah Ukraina.

Pencarian jenazah korban pesawat Malaysian Airlines MH17 harus terus dilanjutkan karena baru sekitar 200 jenazah yang sejauh ini sudah ditemukan, demikian pejabat pemerintah Belanda.

Ahli forensik Jan Tuinder menyebutkan timnya mulai menghitung jumlah jenazah yang sudah tiba sebelumnya di kota Kharkiv.

Jenazah-jenazah yang sudah lebih dulu diangkut dari lokasi kecelakaan yang dikuasai pemberontak akan diterbangkan ke Eindhoiven, Belanda, Rabu 23 Juli.

Negara-negara barat menyatakan bukti-bukti makin kuat menunjukkan bahwa pesawat MH17 ditembak jatuh oleh rudal pemberontak yang dipasok Rusia dan menewaskan seluruh 296 penumpang dan awak.

Rusia sebaliknya justru menuding pihak pemerintah Ukrainalah sebagai pelakunya.

Dalam jumpa pers di Kharkiv, Jan Tuinder, mengatrakan timnya akan mesti kembali ke lokasi reruntuhan untuk melanjutkan pencarian.

"Kami tak akan pulang sebelum seluruh jenazah meninggalkan negeri ini. Karenanya kami harus melanjutkan tugas dan berunding lagi dengan orang-orang di di sana."

Sebelumnya dilaporkan lebih dari 280 jenazah diangkut dengan kereta ke Kharkiv namun Jan Tuindler mengoreksi dengan mengatakan bahwa sumber terpercaya yang berada di lokasi saat jenazah dimuat ke gerbong berpendingin, menyebut jumlahnya sekitar 200.

Sebagian besar penumpang pesawat yang dalam penerbangan dari Amsterdam ke Kuala Lumpur itu adalah warga Belanda.

Pemerintah Belanda mengumumkan hari Rabu (23/07) sebagai hari berkabung nasional.

Berita terkait