Kasus MH17: Rusia 'tidak boleh' gelar PD 2018

Hak atas foto AP
Image caption Sekjen FIFA Sepp Blatter bertemu pemimpin Rusia, Vladimir Putin saat Piala Dunia 2014 di Brasil.

Wakil Perdana Menteri Inggris, Nick Clegg, menyerukan agar Rusia dicabut haknya sebagai tuan rumah Piala Dunia 2018, karena dukungan negara itu terhadap kelompok pemberontak di Ukraina yang diduga menembak jatuh pesawat Malaysia MH17.

Dia mengatakan kepada surat kabar Sunday Times bahwa "tidak terpikirkan" Rusia akan menjadi tuan rumah kejuaraan bergengsi sepak bola tersebut.

Nick Clegg kemudian mengatakan, seluruh dunia akan terlihat lemah jika membiarkan Rusia tetap menjadi tuan rumah piala dunia yang digelar tiap empat tahun sekali itu.

Kelompok pemberontak separatis pro-Rusia telah dituduh menembak jatuh Malaysia Airlines MH17. Namun demikian, Rusia balik menuduh pesawat naas itu jatuh karena ulah militer Ukraina.

Sebelumnya, kalangan sepak bola dunia mendukung langkah FIFA agar menolak seruan agar Rusia dicabut haknya sebagai tuan rumah Piala Dunia 2018.

FIFA menolak

Hal ini ditegaskan menanggapi tuntutan para politisi Jerman yang menyerukan supaya dunia memboikot Rusia sebagai tuan rumah Piala Dunia 2018.

Tetapi pimpinan FIFA mengatakan Piala Dunia 2018 dapat menjadi "kekuatan untuk kebaikan".

Hak atas foto AFP
Image caption Vladimir Putin, Sekjen FIFA dan pimpinan negara lainnya saat final PD 2014.

Pesawat Malaysia Airlines dengan nomor penerbangan MH17 jatuh pada tanggal 17 Juli 2014 di wilayah Ukraina timur yang dikuasai kelompok separatis pro-Rusia.

Pesawat ini dalam perjalanan dari Amsterdam ke Kuala Lumpur. Kecelakaan ini telah menewaskan 298 orang penumpang dan awak pesawat di dalamnya.

Negara-negara Barat menuduh Rusia mempersenjatai kelompok pemberontak yang diduga menembak jatuh pesawat naas itu. Moskow selalu menyangkal tuduhan ini.

Berita terkait