Tipuan bom di pesawat Qatar, jet tempur diluncurkan

manchester hoax bomb threat Hak atas foto Reuters
Image caption Polisi bersenjata dan menangkap seorang penumpang pelaku ancaman bom palsu

Seorang lelaki ditangkap dengan tuduhan melontarkan ancaman bom yang ternyata tipuan, yang berakibat diluncurkannya sebuah jet militer untuk mengarahkan pendaratan pesawat penumpang Qatar Airways di bandara Manchester.

Polisi mengatakan pilot menyampaikan peringatan yang diterimanya dari penumpang, mengenai kemungkinan adanya bahan peledak di pesawatnya.

Polisi bersenjata masuk ke dalam pesawat tujuan Doha-Manchester dan menangkap seorang pria berusia 47 tahun dari wilayah Inggris barat daya.

Seluruh pesawat yang masuk atau ke luar bandara Manchester sempat tertunda selama 25 menit.

April lalu, polisi Indonesia mengepung sebuah pesawat Virgin Atlantic yang mendarat di Bali dari Australia, dan menangkap seorang penumpang, setelah mendapat laporan dari pilot tentang kemungkinan ancaman pembacakan.

Penumpang 'terguncang'

Pesawat Airbus A330-30 Qatar Airways mengangkut 269 penumpang dan 13 awak.

Angkatan udara Inggris RAF mengukuhkan sebuah pesawat tempur mutakhir jenis Typhoon diluncurkan dari barak Coningsby di Lincolnshire sebagai bentuk dari 'peran reaksi cepat darurat' jika ada pilot yang meminta bantuan.

Bandara Manchester kembali beroperasi normal mulai pukul 12:00 waktu setempat.

Hak atas foto Mathew Cox
Image caption Lelaki yang melontarkan ancaman bom palsu itu 'tampak normal'

Adapun para penumpang meninggalkan pesawat secara 'normal', kata seorang juru bicara bandara.

Josh Hartley, seorang penumpang berkisah, "Ya, ketika (jet tempur) pemandu muncul, sangat mencemaskan -saya cukup terguncang karenanya."

Penumpang lain, Matthew Coxtold bertutur pada BBC: "Polisi bersenjata datang dan membekuk seorang lelaki, memeriksanya, memerintahkannya berdiri dan mengangkat tangan, dan membawanya kelaur pesawat."

Lelaki itu, katanya, tampak biasa saja sebetulnya, tak ada yang aneh penampilannya.

Dalam pernyataannya, Qatar Airways mengatakan, "Awak pesawat mendapatkan ancaman bahwa mungkin ada sebuah bom dalam pesawat, lalu Qatar Airways langsung mengambil segala tindakan yang diperlukan untuk melaporkannya kepada pihak berwenang Inggris."

Bandara Manchester menyebut sembilan pesawat dialihkan pendaratannya ke bandara lain, namun sebuah pesawat yang membawa pulang tim Manchester United dari turnamen pemanasan pramusim pertandingan di Florida, mendarat sesuai jadwal.

Berita terkait