Gencatan senjata baru dimulai di Gaza

gaza Hak atas foto BBC World Service
Image caption PBB mengatakan ribuan rumah hancur di Gaza akibat serangan udara Israel.

Israel dan Palestina memulai gencatan senjata baru selama lima hari di Gaza yang disepakati di akhir perjanjian gencatan senjata tiga hari.

Saat gencatan senjata diumumkan, Israel meluncurkan serangan udara untuk membalas serangan roket dari Gaza.

Tidak ada laporan tentang kekerasan semalam dan kedua belah pihak diharapkan akan melanjutkan perundingan tidak langsung yang ditengahi oleh Mesir di Kairo.

Israel meluncurkan operasi militer di Gaza pada tanggal 8 Juli untuk menghentikan militan menyerang dari Gaza.

Hamas - yang menguasasi Gaza dan terlibat dalam perundingan di Kairo- menyanggah anggota mereka meluncurkan roket ke Israel Rabu (13/08) malam.

Juru bicara militer Israel Peter Lerner mengatakan melalui akun Twitter, "Tidak perlu lompat ke kesimpulan. Kami tidak tahu yang meluncurkan roket pada pukul 10 malam ke Israel."

Belum ada laporan tentang korban jiwa dari kedua belah pihak.

Sumber-sumber Palestina mengatakan perpanjangan gencatan senjata itu akan membuka peluang perundingan lebih lanjut.

Hak atas foto BBC World Service
Image caption Gencatan senjata sementara ini memungkinkan nelayan Palestina melaut lagi.

Namun wartawan BBC Kevin Connolly di Gaza mengatakan perundingan di masa depan kemungkinan sulit.

Para pejabat dari kedua belah pihak berkomunikasi tentang tuntutan mereka melalui penengah di Kairo.

Perundingan ditujukan untuk mencari penyelesaian yang dapat bertahan untuk konflik Gaza.

Berita terkait