Upaya pembebasan tawanan di Suriah gagal

foley Hak atas foto AP
Image caption Orangtua James Foley, wartawan AS yang dibunuh milisi Daulah Islamiyah di Suriah, menangis.

Amerika Serikat diam-diam mengirim pasukan khusus untuk membebaskan sejumlah warga AS yang ditawan di Suriah, namun upaya itu gagal, ungkap Pentagon.

Pengakuan Departemen Pertahanan AS itu mengemuka di tengah laporan bahwa Daulah Islamiyah atau yang sebelumnya dikenal dengan ISIS merilis sebuah video daring yang menunjukkan pemenggalan kepala seorang wartawan Amerika Serikat bernama James Foley.

Pentagon tidak menjelaskan secara pasti apakah upaya pembebasan yang gagal itu juga meliputi pembebasan Foley.

Namun, seorang pejabat senior AS--yang enggan disebutkan namanya—mengonfirmasi bahwa Foley memang gagal dibebaskan.

Daulah Islamiyah menyatakan pembunuhan Foley merupakan balasan dari aksi serangan AS terhadap milisi-milisi Daulah Islamiyah di Irak.

Presiden Amerika Serikat Barack Obama mengatakan pemenggalan wartawan James Foley merupakan "tindak kekerasan yang mengguncangkan hati nurani seluruh dunia."

Obama membandingkan Daulah Islamiyah alias ISIS, kelompok yang Klik menayangkan video pembunuhan Foley itu sebagai "kanker" dan mengatakan ideologi mereka "bangkrut."

Ibunda Foley, Diane, mengatakan anaknya “ memberikan nyawa untuk mengungkap penderitaan rakyat Suriah kepada dunia.”

Hak atas foto AFP
Image caption James Foley intens meliput konflik Timur Tengah.

Foley merupakan wartawan lepas yang meliput Timur Tengah. Dia bekerja untuk sejumlah media, termasuk Global Post dan kantor berita Prancis AFP. Foley diculik di Suriah pada 2012 lalu.

Kematian Foley menguatkan predikat Suriah sebagai tempat paling berbahaya di dunia bagi wartawan dalam lebih dua tahun ini, menurut Komite Perlindungan Wartawan (CPJ), kelompok kebebasan pers yang bermarkas di New York.

Hak atas foto AP
Image caption James Foley adalah wartawan lepas asal Amerika Serikat yang karya-karyanya dipublikasikan berbagai media.

Paling tidak 69 wartawan tewas akibat langsung meliput konflik Suriah sejak konflik mulai terjadi pada tahun 2011, lapor CPJ.

Baku tembak

Lepas dari kematian Foley, Pentagon menyatakan tengah memusatkan operasi militer yang melibatkan pasukan darat dan udara dengan fokus pada figur-figur utama dalam jaringan ISIS.

“Sayangnya, misi itu tidak sukses karena tawanan tidak berada di lokasi yang ditargetkan,” kata Pentagon.

Sementara itu, seorang pejabat senior dalam pemerintahan Presiden Barack Obama mengatakan beberapa lusin anggota pasukan khusus telah diterjunkan ke Suriah awal musim panas ini untuk membebaskan sejumlah tawanan AS, termasuk Foley.

Pasukan khusus yang diterjunkan sempat terlibat baku tembak dengan milisi Daulah Islamiyah dan membunuh beberapa di antara mereka.

Berita terkait