Eropa rundingkan sanksi baru untuk Rusia

Ukraina Hak atas foto Reuters
Image caption Konflik di Ukraina meletus April 2014 setelah Rusia menganeksasi Krimea

Para pemimpin Uni Eropa akan bertemu di Brussel, Belgia Sabtu (30/08) untuk mempertimbangkan sanksi baru terhadap Rusia setelah adanya tuduhan tentara Rusia bertempur di Ukraina.

Menjelang pertemuan, para pejabat Uni Eropa mengatakan pesan yang jelas harus dikirim ke Rusia untuk mengurangi krisis di Ukraina.

Namun Rusia membantah tentaranya mendukung serangan pemberontak di Ukraina timur.

Sementara itu, di Ukraina tentara pemerintah dikepung oleh para pemberontak di wilayah Donetsk.

Laporan mengatakan para pejuang pro-Rusia mengeluarkan ultimatum kepada pasukan Ukraina dekat kota Ilovaisk untuk menyerah Sabtu pagi waktu setempat.

Sekitar 2.600 orang tewas dalam pertempuran di Donetsk dan Luhansk.

Konflik meletus April lalu setelah Rusia menganeksasi Krimea dia Ukraina selatan sebulan sebelumnya.

Pada pertemuan di Brussel, para pemimpin blok 28 juga akan memutuskan siapa yang akan menjabat sebagai presiden dewan Eropa dan kepala kebijakan luar negeri untuk menggantikan Herman Van Rompuy dan Catherine Ashton.

Berita terkait