Wanita Skotlandia "promosikan terorisme" di Twitter

  • 3 September 2014
aqsa
Image caption Sejumlah foto muncul di akun Twitter yang diduga milik Aqsa Mahmood

Seorang wanita muda asal Glasgow diketahui telah bepergian ke Suriah dan saat ia masih di Skotlandia ia juga mempromosikan terorisme melalui Twitter.

Aqsa Mahmood, 20, dilaporkan hilang oleh keluarganya pada bulan November 2013.

"Contohlah saudara-saudaramu yang berasal dari Woolwich, Texas dan Boston", tulis Aqsa di akun Twitter atas nama Umm Layth ini, yang diyakini miliknya.

"Jika Anda tidak dapat berjuang ke medan perang maka berperanglah untuk diri sendiri."

Tulisan itu dimuat di Twitter pada bulan Juni dan sekarang akun tersebut sudah tidak aktif.

Keluarga Mahmood menggambarkan dia sebagai seorang "gadis yang rajin dan ambisius" dan mereka "tidak mengerti mengapa dia pergi ke Suriah"

Dia pernah menjadi murid di Craigholme School dan Shawlands Academy di Glasgow.

Dalam sebuah pernyataan, yang dikeluarkan oleh Kepolisian Skotlandia, keluarganya mengatakan: "Kami tidak tahu bahwa putri kami berencana meninggalkan Skotlandia dan kami segera melaporkannya sebagai orang hilang ke polisi.

"Aqsa adalah gadis yang rajin dan ambisius dan kami tidak mengerti mengapa dia pergi ke Suriah"

"Kami berusaha menerima kenyataan yang kami alami dan bekerja sama dengan polisi"

Juru bicara kepolisian Skotlandia menambahkan bahwa: "Seorang perempuan Skotlandia berusia 19 tahun [saat itu] dikabarkan hilang dan keluarganya telah melaporkan kepada polisi pada bulan November 2013.

"Penyelidikan sedang berlangsung terkait dengan keberadaannya dan kami mendukung keluarganya."

Berita terkait