Perintah penangkapan Julian Assange dikukuhkan

Julian Assange Hak atas foto AP
Image caption Julian Assange dalam telekonferensi di Festival Kesusastraan ke-24 PEN, 11 Nov, 2014.

Sebuah pengadilan banding Swedia mengukuhkan surat perintah penangkapan terhadap pendiri Wikileaks Julian Assange, yang dicari untuk ditanyai dalam sebuah kasus penyerangan seksual.

Pengadilan Tinggi menolak banding Assange yang meminta dicabutnya perintah penahanan yang dikeluarkan pada tahun 2010 tersebut.

Dua perempuan Swedia mengadukan Assange ke pihak berwenang atas tudingan perundungan seksual.

Assange, yang menyangkal semua tuduhan, mendapat perlindungan di kedutaan Ekuador di London untuk menghindari ekstradisi.

Jika dia dikirim ke Swedia, dia bilang dia cemas akan diperkarakan oleh Amerika Serikat terkait pembocoran sejumlah dokumen rahasia pemerintah AS.

Beberapa bulan lalu ia mengumumkan rencananya untuk meninggalkan kedutaan Ekuador, namun hingga kini ia masih mengungsi di kedutaan yang telah menampungnya sejak dua tahun terakhir.

Selama berada di tempat yang dilindungi hukum diplomatik itu, Assange beberapa kali memberikan ceramah, atau terlibat dalam konferensi jarak jauh melalui video.

Pemunculannya yang paling baru terjadi pada 11 November lalu, tatkal ia berbiara dalam konferensi jarak jauh dalam Festival Kesusastraan ke-24 PEN, sebuah lembaga internasional pembela kebebasana berpendapat.

Julian Assange adalah pendiri wikileaks, lembaga yang membocorkan berbagai dokumen rahasia berbagai negara, yang sangat menggusarkan banyak pemimpin dunia.

Berita terkait