Suriah diberitahu tentang serangan udara AS terhadap ISIS

assad
Image caption Assad menyangkal menjatuhkan sejumlah bom, menewaskan ribuan warga sipil.

Presiden Suriah Bashar al-Assad mengatakan pemerintahannya menerima sejumlah pesan dari koalisi pimpinan Amerika Serikat yang berperang melawan kelompok jihadis yang menamakan diri Negara Islam atau ISIS.

Assad mengatakan kepada BBC tidak ada kerja sama langsung sejak serangan udara dimulai di Suriah pada bulan September.

Tetapi pihak ketiga, diantaranya Irak, memang memberikan "informasi".

Dia juga menyangkal pasukan pemerintah Suriah menjatuhkan sejumlah bom pada daerah yang dikuasai pemberontak, menewaskan ribuan warga sipil.

Assad membantah tuduhan tersebut sebagai "cerita anak-anak" dalam wawancara menyeluruh dengan editor Timur Tengah BBC Jeremy Bowen di Damaskus.

"Kami memiliki bom, peluru kendali dan peluru...Tidak ada bom barel, kami tidak memiliki barel."

Wartawan BBC melaporkan sangkalannya ini sangat kontroversial karena kematian warga sipil akibat bom barel banyak dilaporkan.

Sejumlah negara anggota koalisi pimpinan AS menyangkal bekerja sama dengan Assad, yang mereka desak untuk mengundurkan diri sejak pemberontakan menentang kekuasaannya dimulai tahun 2011.

Tetapi ISIS menguasai banyak wilayah Suriah dan Irak dalam setahun ini dan pembentukan "khalifah" memicu para pejabat untuk mempertimbangkan kerja sama dengan pemimpin Suriah dalam mengatasi kelompok ini.

Berita terkait