Masih ada 'opsi hukum' lain kata PM Abbott

tony_abbott Hak atas foto AFP
Image caption PM Australia Tony Abbott (tengah) yakin masih ada opsi-opsi hukum untuk kedua terpidana hukuman mati.

Perdana Menteri Australia Tony Abbott mengatakan masih ada 'opsi-opsi hukum' yang tersedia dalam kasus dua warga Australia yang dijatuhi hukuman mati di Indonesia.

Andrew Chan dan Myuran Sukumaran diganjar hukuman mati karena penyelundupan narkoba dan pelaksanaan hukuman mati mereka dapat dilaksanakan segera.

Laporan-laporan media mengatakan pada hari Senin (16/02) bahwa para pengacara untuk kedua pria ini telah menulis kepada pihak peradilan di Indonesia dengan menuduh para hakim meminta sogokan sebagai imbalan hukuman yang lebih ringan.

Pihak peradilan di Indonesia belum secara resmi mengomentari pernyataan ini.

Bagaimanapun PM Abbot menolak memberikan komentar langsung atas dugaan yang dilaporkan media tersebut dan menegaskan pemerintah Australia tetap berupaya mengirim perwakilan ke Indonesia terkait eksekusi itu.

Chan dan Sukumaran -bersama dengan tujuh orang Australia lainnya- ditangkap di Bali tahun 2005 karena mencoba menyelundupkan lebih dari 8,3kg heroin dari Indonesia ke Australia.

Kedua pria ini kemudian diketahui merupakan pemimpin kelompok dan dijatuhi hukuman mati.

Para politisi senior Australia dengan aktif sudah mengkampanyekan agar Indonesia memberikan grasi kepada kedua tahanan tersebut.

Berita terkait