Tersangka otak serangan di Paris tewas

 Abdelhamid Abaaoud Hak atas foto Reuters
Image caption Otak serangan Paris, Abdelhamid Abaaoud tewas dalam penyerbuan di Saint Denis.

Orang yang dicurigai menjadi pemimpin gerombolan yang melakukan serangan di Paris, Abdelhamid Abaaoud termasuk yang tewas dalam penyerbuan di Saint Denis, Rabu 18 November.

Kejaksaan Prancis mengatakan mereka berhasil mengidentifikasi mayat tersebut sebagai Abaaoud dari sidik jarinya.

Jenazah Abaaoud 27 tahun ditemukan dengan luka tembakan dan pecahan ledakan di sebuah apartemen di kawasan pinggiran di sebelah utara kota Paris.

Delapan orang ditangkap dan setidaknya dua orang tewas dalam penyerbuan di Saint Denis itu.

Polisi bersenjata lengkap menyerbu gedung itu sesudah mendapat kabar bahwa Abaaoud yang berkebangsaan Belgia itu berada di Paris.

Polisi menembakkan lebih dari 5.000 peluru selama penggerebekan ini, dengan menggunakan senjata laras panjang, granat, dan bahan peledak.

Para penyelidik masih mencari Salah Abdeslam, yang diyakini pergi ke Belgia sesudah serangan pada Jumat pekan lalu.

Wartawan BBC di Paris Hugh Schofield mengatakan identidikasi Abaaoud menimbulkan pertanyaan soal keamanan.

Ia berada dalam daftar pencarian orang di Prancis dan Belgia tetapi bisa masuk ke Paris dari Suriah tanpa meninggalkan jejak sama sekali.

Berita terkait