Bagaimana dunia Islam melihat kelompok ISIS?

Pakistan Hak atas foto AP
Image caption Di Pakistan tercatat 9% responden mendukung ISIS. Namun 62% lainnya mengaku tidak punya pandangan atas kelompok milisi tersebut.

Sebagian besar warga di negara-negara dengan penduduk mayoritas umat Islam berpendapat tidak mendukung kelompok milisi yang menamakan diri mereka Negara Islam atau ISIS.

Hal itu terungkap dalam survei yang baru-baru ini dilakukan The Pew Research Center tentang Sikap Global, yang memperlihatkan lebih dari tiga perempat dari responden survei di Wilayah Palestina dan Yordania tidak mendukung kelompok milisi tersebut.

Demikian juga dengan 91% warga Arab Israel, yang menentang ISIS.

Hampir semua umat Kristen dan Syiah yang ikut dalam survei memiliki sikap yang negatif, begitu juga dengan umat Sunni di Lebanon.

Penduduk Nigeria merupakan kalangan yang paling kuat mendukung ISIS walaupun konflik dengan kelompok Boko Haram--yang memiliki kaitan dengan ISIS- di sana sudah menewaskan 17.000 orang sejak 2009, menurut Amnesty Internasional.

Sekitar 14% warga Nigeria memiliki pandangan positif atas ISIS.

Mansur Liman, Kepala BBC Seksi Hausa, mengatakan bahwa jajak pendapat sebelumnya memperlihatkan Nigeria merupakan negara yang paling religius di dunia, yang mungkin menjelaskan adanya penerimaan atas beberapa elemen dari militansi agama.

"Ada sejumlah orang di Nigeria yang tidak memiliki gambaran jelas tentang yang dilakukan ISIS dan dengan mempertimbangkan banyak laporan tentang ISIS yang dipengaruhi pandangan Barat tentang Islam," jelasnya.

Sementara di Pakistan -yang juga menderita serangan kekerasan militan Islam- hanya 9% responden yang mendukung ISIS. Namun 62% lainnya mengaku tidak punya pandangan atas kelompok milisi tersebut.

Berita terkait