Bom Medinah: WNI di Arab Saudi diminta menghindari wilayah berbahaya

Media playback tidak ada di perangkat Anda

Perwakilan pemerintah Indonesia di Arab Saudi meminta seluruh warga Indonesia di Arab Saudi untuk menghindari daerah atau wilayah yang berpotensi berbahaya menyusul serangan bom bunuh di dekat masjid Nabawi, Medinah.

Melalui pesan tertulis yang diterima BBC Indonesia, KBRI Riyadh dan KJRI Jeddah juga meminta WNI tetap tenang dan sekaligus meningkatkan kewaspadaan dan keamanan pribadi dan keluarga.

Warga Indonesia di Arab Saudi juga diminta terus memantau perkembangan situasi keamanan dari berbagai sumber pemberitaan.

"Kami juga menghimbau agar menghindari daerah atau wilayah yang berpotensi membahayakan keamanan diri," demikian keterangan tertulis KBRI Ruyadh, Selasa (05/07) pagi.

WNI di Arab Saudi diminta pula untuk membawa identitas diri berupa iqomah atau paspor pada saat bepergian.

Serangan bom bunuh diri terjadi di dekat Masjid Nabawi di kota Madinah, Senin waktu setempat. Serangan ini menewaskan empat aparat keamanan.

Di hari yang sama terjadi bom bunuh diri di luar masjid Syiah di kota Qatif, Arab Saudi bagian timur. Sehari sebelumnya juga terjadi bom bunuh diri di dekat Konsulat Amerika Serikat di Jeddah.

Selain pelaku pengeboman, tidak ada korban tewas di kedua insiden ini.

Hak atas foto Zillur Rehman
Image caption Asap terlihat membumbung dari lapangan parkir.
Hak atas foto UGC
Image caption Belum ada pihak yang mengaku bertanggung jawab atas serangan di Medinah.

Berita terkait