Konser mendukung Prita Mulyasari

drum
Image caption Grup musik yang mendukung Prita turun panggung tanpa dibayar

Konser musik digelar di Jakarta untuk mendukung Prita Mulyasari, yang dituduh mencemarkan nama baik RS Omni Internasional Tangerang.

Konser ini didukung sekitar 30 grup musik ternama Indonesia dan dalam acara ini secara simbolis uang koin yang dikumpulkan dari seluruh Indonesia diserahkan kepada Prita.

Gerakan pengumpulan koin Prita sejauh ini terkumpul Rp 650 juta, jauh melebihi hukuman denda yang dijatuhkan Pengadilan Tinggi Banten kepada Prita, sebesar Rp 204 juta.

Prita tengah menunggu vonis pidana PN Tangerang yang direncanakan tanggal 29 Desember.

Menurut pihak panitia, kelompok musik yang mendukung Prita ini bersedia ikut serta tanpa dibayar.

Prita sendiri berpendapat keberhasilan gerakan ini merupakan bukti lelahnya masyarakat terhadap sistem hukum Indonesia.

Namun kemana sebaiknya dana yang terkumpul sebesar Rp 650 juta diserahkan? Dan bagaimana dengan penggunaannya, selain untuk turut membantu membayar denda yang harus dibayar Prita?

Tulis pendapat anda di kolom di bawah ini, jangan lupa nama serta asal kota anda.

Pendapat yang masuk

"Sebaiknya diserahkan kepada ibu Prita karena masyarakat menyumbang memang untuk ibu Prita. Selain untuk membayar denda, sisa uangnya mungkin baiknya dipergunakan untuk biaya pendidikan anak-anak ibu Prita. Saya pikir masyarakat yang menyumbang juga akan setuju." Gunawan, Jakarta

"Semua orang mencemooh RS Omni dan mendukung Prita. Seharusnya RS Omni menuntut semua rakyat Indonesia di muka pengadilan. RS Omni harus menunjukkan bahwa mereka paling benar dan suci di seluruh dunia." Rujit Pisan, Jakarta

"Pengumpulan koin Prita dan kasus Minah di Purwokerto seharusnya menjadi semacam koreksi bagi Presiden SBY yang dalam kampanye pilpres-nya kemarin dengan lantang hendak membenahi hukum. Bagaimana komentar anda Pak SBY?" Andhika, Yogyakarta

"Mari lanjutkan Gerakan Koin Prita dengan membentuk suatu Lembaga Swadaya Masyarakat untuk membantu korban-korban 'Tabib Internasional' khususnya di Indonesia." Prombang, Bandung

"Untuk membantu orang lain yang kasusnya sejenis, atau mungkin untuk membentuk lembaga yg berfungsi membela keadilan untuk rakyat kecil," Joko Sutopo, Klaten

"Uang 650 jt kita serahkan saja kepada Prita karena beliau telah menjadi simbol perlawanan ketidak adilan hukum," Anis Dahar, Sukabumi

"Dana tersebut selain digunakan untuk membantu denda Prita juga disalurkan ke Prita-Prita lain yang kasusnya tidak terungkap karena yang bersangkutan tidak paham hukum dan juga tidak paham informasi seperti Prita. Sebaiknya ada satu lembaga yang khusus mengelola dana tersebut." Ariany, Bandung