Mencari sosok pemimpin KPK yang ideal

Aksi antikorupsi di Jakarta
Image caption Masyarakat menginginkan pemberantasan korupsi dilakukan secara serius

Panitia seleksi pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengumumkan delapan nama yang lolos dalam seleksi dan akan diajukan ke DPR untuk mengikuti uji kepatutan dan kepantasan.

Kemudian akan ditentukan empat nama untuk menggantikan pimpinan KPK yang masa jabatan mereka berakhir Desember mendatang.

Ketua Panitia Seleksi yang juga Menteri Hukum dan HAM Patrialis Akbar menyebutkan nama mereka berdasarkan perolehan nilai.

"Pertama, Bambang Widjojanto, kedua Yunus Husein, yang ketiga Abdullah Hehamahua, yang keempat Handoyo Sudradjat, yang kelima Abraham Samad, yang keenam Zulkarnain, yang ketujuh Adnan Pandupradja, yang kedelapan Aryanto Sutadi," kata Patrialis di Istana Presiden, Kamis (18/8).

Penilaian dilakukan berdasarkan empat syarat pokok yaitu integritas, kepemimpinan, kompetensi dan independensi. Dua nama dinyatakan tidak lolos, yaitu Eggi Sutjiati dan Sayyid Fadhil.

Adapun Aryanto Sutadi dan Zulkarnain yang dinilai oleh pegiat antikorupsi memiliki rekam jejak buruk karena dugaan rekayasa laporan harta kekayaan dan penyalahgunaan wewenang, akhirnya lolos.

Suara Anda

Salah satu anggota pansel Saldi Isra mengaku selama proses seleksi pansel banyak menerima laporan dari masyarakat tentang rekam jejak Aryanto Sutadi.

"Perdebatan terbesar itu sebenarnya ada pada figurnya Pak Aryanto, jadi prestasi dan laporan negatif dari masyarakat relatif agak kejar mengejar," jelasnya.

Saldi mengatakan muncul kekhawatiran DPR akan memilih nama yang berada di urutan empat terakhir namun dengan penetapan ranking maka masyarakat bisa membandingkan hasil seleksi dan keputusan DPR nanti.

Bagaimana pendapat Anda tentang penetapan calon berdasarkan ranking hasil seleksi?

Bagaimana sosok pemimpin Komisi Pemberantasan Korupsi yang ideal?

Apakah calon-calon yang lulus di tingkat panitia seleksi ini mampu berada di barisan terdepan dalam memberantas korupsi di Indonesia?

Tulis komentar Anda di kolom samping, jangan lupa sertakan nama, nomor telepon dan asal kota Anda.

Komentar juga bisa ditulis melalui email ke indonesian@bbc.co.uk

Anda juga dapat menulis komentar melalui SMS dengan nomor +44 7786 20 00 50, dengan tarif sesuai yang ditetapkan operator telpon seluler Anda.

Komentar yang terpilih akan kami siarkan di radio dalam acara Forum BBC Indonesia, Kamis (25/8) pukul 18.00 WIB.

Pendapat

Berikut sebagian pendapat yang telah kami terima:

"Pemimpin KPK yang ideal menurut saya adalah yang steril dari segala kepentingan partai poitik. Ia harus mampu berkata tidak terhadap setiap intervensi partai politik. Ia harus berani untuk tidak berselingkuh dengan partai yang sedang berkuasa. Pemimpin KPK yang ideal adalah yang tidak menghamba pada kekuasaan. Pemimpin yang masih punya rasa malu yang tinggi kepada rakyat." Yusron, Kediri, Jawa Timur.

"Pemimpin KPK, tentu harus mempunyai iman yang kuat dan mampu menyelesaikan masalah dengan penuh kejujuran dan itu ada diantara 8 besar yang sudah telah terseleksi." Lartri Utomo, Yogyakarta.

"Antasari Ashar diakui atau tidak adalah sosok yang paling ideal. Untuk calon yang saat ini diajukan, saya menaruh harapan pada Bambang Widjojanto." Suharto Kasan, komunitas BBC Indonesia di Facebook.

"Syarat utama Pimpinan KPK seperti tercantum dalam Pasal 30 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 30 Tahun 2002 yang utama dan harus diperhatikan DPR, saya pikir adalah :Tidak pernah melakukan perbuatan tercela, cakap, jujur, memiliki integritas moral yang tinggi, memiliki reputasi yang baik, tidak menjadi pengurus salah satu partai politik atau fans Parpol tertentu." AG Paulus, komunitas BBC Indonesia di Facebook.

"Di negeri ini orang jujur sering tidak pernah di kasih kesempatan. Aku cuman bisa berdoa buat bangsaku semoga tetap disayang Tuhan." Lemus James, komunitas BBC Indonesia di Facebook.

Berita terkait