Apa yang bisa dilakukan untuk selesaikan Gaza?

Terbaru  18 November 2012 - 17:36 WIB
Korban di Gaza

Anak-anak dan balita menjadi korban dalam konflik di Gaza, Palestina.

Konflik bersenjata di Gaza kembali pecah. Situasi memanas setelah Israel menewaskan salah satu pemimpin Hamas, Ahmed Said Khalil al-Jabari, hari Rabu (14/11).

Seperti diperkirakan, meninggalnya al-Jabari diikuti dengan serangan roket dari Jalur Gaza ke wilayah Israel dan Israel kemudian melakukan serangan balasan ke Gaza, baik melalui serangan darat maupun udara.

Serangan Israel, menurut Kementerian Kesehatan Hamas, telah menewaskan lebih dari 50 orang, setengahnya adalah warga sipil.

Israel sementara itu mengatakan roket dari Gaza menewaskan tiga orang.

Apa yang bisa dilakukan untuk menghentikan siklus kekerasan di Gaza?

Apa yang sebaiknya dilakukan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) atau organisasi internasional lain dan negara-negara di Timur Tengah?

Apakah pemerintah Indonesia bisa memainkan peran aktif untuk menyelesaikan persoalan Israel-Palestina?

Pendapat Anda

Kita butuh kesadaran yang tinggi dari Israel. Kebanyakan korban Palestina adalah anak-anak dan perempuan. Apa mereka mau anak-anak, ibu mereka, dan istri mereka menjadi korban, seperti yang mereka lakukan terhadap warga Palestina yang nota bene tidak mengerti apa-apa? (Harry, melalui Facebook)

Jangan dibuat susah terus menerus rakyat Gaza. Apa sih susahnya meredamkan semua itu? Apa karena kita takut dengan Israel? Apa masalahnya? Rundingkan semua itu di meja PBB. Setiap manusia mempunyai hak untuk hidup dan tinggal di bumi ini. (Yadi, melalui Facebook)

Gencatan senjata, saling pengertian & toleransi, jaminan keamanan bagi keduanya tanpa berat sebelah. Selama kita memandang keduanya dengan berat sebelah, kita tak akan bisa membantu menyelesaikan krisis, karena keduanya merasa memiliki hak atas wilayah berdasarkan sejarah. (Bayu Putro, melalui Facebook)

Apapun usaha yang dilakukan tidak akan pernah menemui jalan keluar, selama masing-masing pihak masih merasa dirinya yang paling benar. Jalan keluar mungkin hanya bisa bertahan sementara adalah, menghancurkan dulu "raksasa pendukung" terjadinya konflik di sana. Sebuah permasalahan pasti ada jalan keluar, yang penting semua negara di dunia bersatu menentang peperangan, menentang pembantaian atau pembunuhan. (Titis Kun, melalui Facebook)

Tak ada solusi. Dikuatirkan konflik ini semakin memanas dan meluas. Coba bayangkan kalau posisi Assad sebagai pimpinan resmi Suriah saat ini semakin terdesak melawan pemberontakan dalam negeri, yang disponsori Barat berikut aliansinya, maka dia akan menggempur Israel dengan asumsi negara tetangga di Timur Tengah akan ikutan menggempur juga. Jika tahapan ini tercapai saya kira bisa dikategorikan awal Perang Dunia III. (Taufik Firmansyah, melalui Facebook)

Presiden SBY bisa dengan mendesak Dewan Keamanan PBB menjatuhkan sanksi terhadap israel dengan segera sebelum korban jatuh lebih banyak lagi. Kita bisa memboikot seluruh produk-produk yang mendukung Israel, dan mengirimkan bantuan kemanusian berupa obat-obatan, petugas medis, dan lain-lain. (Tiaro O'Malley, melalui Facebook)

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.