Apakah tarif angkutan umum bisa ditekan setelah BBM naik?

  • 22 Juni 2013
  • komentar
Metromini di Jakarta Image copyright AP
Image caption Perusahaan angkutan umum meminta insentif pemerintah agar tarif bisa ditekan.

Kenaikan harga bahan bakar minyak sebesar 33% mulai Sabtu (22/06) juga mendorong kenaikan harga lain termasuk untuk angkutan umum.

Kementerian keuangan telah memperingatkan bahwa inflasi akan meningkat pada rekor tertinggi lima tahun pada 2013 ini.

Terkait transportasi umum, Organisasi Angkutan Darat (Organda) telah mengisyarakatkan kenaikan tarif juga sebesar kenaikan yang ditetapkan pemerintah.

Sebelumnya, Direktur Jendral Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Suroyo Alimoeso mengatakan seperti dikutip sejumlah laporan bahwa kenaikan hanya sekitar 10% agar tidak membebani masyakat.

Namun Organda mengatakan kenaikan tarif angkutan umum juga sekitar 30%.

Ketua Organda DKI Jakarta Soedirman mengatakan sejumlah komponen seperti suku cadang, oli, ban dan biaya hidup pengemudi menjadi dasar perhitungan kenaikan tarif.

Untuk penentuan kenaikan harga tarif angkutan umum ini, Organda akan membicarakan dengan kementerian perhubungan serta komisi DPR yang membidangi transportasi.

Organda juga meminta pemerintah untuk memberikan insentif kepada perusahaan swasta jasa angkutan umum agar kenaikan tidak menjadi beban masyarakat kelas bawah.

Pemerintah mulai mencairkan dana Bantuan Langsung Sementara Masyarakat (BLSM) untuk kompensasi kenaikan BBM ini.

Namun, apakah pemerintah juga perlu menjaga kenaikan tarif transportasi umum ini agar tidak membebani masyarakat?

Apakah tarif angkutan umum yang ada saat ini menurut Anda sudah tinggi?

Komentar Anda

Mulya Hardi, Bogor, Setuju karena Organda organisasi bisnis, wajar saja tarif disesuaikan. Berdasarkan konstitusi negara harusnya menomorsatukan kebutuhan rakyat yaitu penggunaan sumber daya untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat.

Wakhid Yudha , Kebumen Tarif angkutan masih terjangkau, tetapi setelah kenaikan harga BBM yang cukup tinggi ini memungkinkan tarif angkutan akan melambung tinggi. Angkutan bus dan yang lainnya kan pakai BBM. Perusahaan angkutan umum jelas tak mau rugi. Untuk pemerintah lebih baik memperhatikan kelayakan dan keamanan angkutan umum.

Alifan Ramadhan, Bandung Kalau di daerah tempat saya tinggal (Cimahi), tarif angkutan umum masih normal, tidak terlalu tinggi. Kebetulan saya pelajar dan menggunakan transportasi umum untuk pergi ke sekolah. Sejauh ini, yaitu dua hari setelah kenaikan BBM, para supir angkot masih belum mengeluh jika diberi tarif seperti sebelum kenaikan BBM.

Ridha Hasyim, Ternate, Maluku Utara Tarif angkutan umum, menurut saya saat ini masih dikategori standar, karena sesuai dengan kenaikan harga BBM sebelumnya. Jadi untuk tarif angkut umum saat ini kalaupun di sesuaikan dengan harga BBM, kenaikannya sekitar 20%. Saya pikir masyarakat tidak terlalu terbebani dengan standar itu.

Muhaimin, Kudus Rakyat kecil makin sulit. Biaya kehidupan semakin meningkat. Buat belli susu saja harus hutang ke tetangga, belum kebutuhan lain.

Pongki Harahap, Jakarta Pada dasarnya tarif angkutan sendiri terhitung sudah cukup memberatkan masyarakat berpenghasilan rendah, ditambah lagi fasilitas dan pelayanan yang diberikan sama sekali tidak memuaskan. Jadi, sudah selayaknya pemerintah berkewajiban untuk meringankan beban masyarakat dengan menekan laju hari tarif angkutan umum, karena hal tersebut merupakan konsekuensi dari keputusan pemerintah untuk mengurangi subsidi BBM.

Muhaimin, Kudus Rakyat kecil makin sulit. Biaya kehidupan semakin meningkat. Buat belli susu saja harus hutang ke tetangga, belum kebutuhan lain.

Dewiel Riandi, Pereulak, Aceh Menurut saya,pemerintah harus cari jalan keluar tentang naik / tidaknya biaya transportasi angkutan umum, Saya masyarakat kecil yang selalu bepergian dengan menggunakan angkutan umum.

Hamza, Madinah Ongkos angkutan umum udah parah mahalnya. Di kota bisa ditekan tetapi di pelosok-pelosok bagi masyarakat kurang mampu, harga tarif menyiksa. Bagi rakyat miskin, satu kilo beras saja sudah susah.

Hida, Jember Kalau BBM sudah dinaikkan semoga bisa lebih mensejahterakan rakyat.

Yuni Yuniarti, Facebook BBC Indonesia Bagaimana bisa ditekan BBM belum diputuskan naik saja semua barang sudah naik? Apalagi untuk transportasi umum yang menggunakan BBM yah otomatis naik.. kecuali pihak pemerintah memberikan harga khusus atau untuk tranportasi umum tidak ada kenaikan harga.

Harun Ar-rasyid, Facebook BBC Indonesia Sudahlah wahai saudara sebangsa dan setanah air. Kita sebagai rakyat hanya bisa menerima dan bertawakal. Biarkanlah para pemimpin negara ini yang akan menuntun kita

Flannan Hendrik Iskandar, Facebook BBC Indonesia Mau bagaimana lagi? Cuma disesuaikanlah dengan fasilitas kendaraan, kelayakan mesin, armada serta infrastruktur. Jangan berpikir tentang keuntungan saja.